STNK.CO.ID – 22 Juli 2026 | Nanik Deyang Buka Suara Alasan Mundur dari Kepala BGN Ini Penyebabnya menjadi sorotan publik setelah ia mengumumkan pengunduran dirinya dari posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Senin, 22 Juli 2024, Nanik mengungkapkan bahwa keputusan tersebut diambil murni karena pertimbangan kesehatan.
Nanik S. Deyang, yang telah menjabat sebagai Kepala BGN sejak awal tahun, menyatakan bahwa ia harus menjalani pengobatan intensif di luar negeri. Hal ini memaksanya untuk melepaskan tanggung jawab yang selama ini diemban. “Saya memutuskan mundur karena kondisi kesehatan yang membutuhkan perawatan segera dan berkelanjutan. Ini bukan keputusan mudah, tetapi saya harus memprioritaskan kesehatan,” ujar Nanik dalam konferensi pers.
Pengunduran diri Nanik Deyang sebagai Kepala BGN diterima oleh pihak terkait dengan penuh pengertian. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menyetujui permohonan tersebut dan akan segera menunjuk pejabat sementara untuk mengisi kekosongan. Nanik Deyang Buka Suara Alasan Mundur dari Kepala BGN Ini Penyebabnya juga menekankan bahwa ia tetap akan mendukung program-program BGN dari sisi advokasi meski tidak lagi menjabat secara struktural.
BGN sendiri merupakan lembaga yang bertanggung jawab atas kebijakan pangan dan gizi nasional. Selama masa kepemimpinan Nanik, beberapa inisiatif strategis telah diluncurkan, termasuk program fortifikasi pangan dan kampanye sadar gizi. Penggantinya nanti diharapkan dapat melanjutkan program-program tersebut tanpa hambatan.
Masyarakat dan kalangan pegiat gizi memberikan apresiasi atas dedikasi Nanik selama menjabat. Mereka berharap proses transisi kepemimpinan berjalan lancar sehingga program prioritas tetap berjalan. Nanik Deyang Buka Suara Alasan Mundur dari Kepala BGN Ini Penyebabnya juga menjadi pengingat bahwa kesehatan adalah hal utama, bahkan bagi seorang pemimpin.
Dalam kesempatan yang sama, Nanik menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pemangku kepentingan apabila selama ini terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tugas. Ia berharap keputusan ini tidak mengganggu kinerja BGN ke depan. “Saya mohon doa restu agar proses pengobatan berjalan lancar dan saya bisa kembali berkontribusi untuk bangsa,” pungkasnya.
Ke depan, pemerintah berencana untuk melakukan evaluasi terhadap posisi kepala BGN dan memastikan bahwa kandidat pengganti memiliki kompetensi yang memadai. Penunjukan definitif akan dilakukan setelah melalui proses seleksi yang ketat. Sementara itu, Wakil Kepala BGN akan memimpin lembaga tersebut sampai pejabat baru ditetapkan.
Kisah Nanik Deyang Buka Suara Alasan Mundur dari Kepala BGN Ini Penyebabnya menjadi pelajaran berharga bahwa setiap individu memiliki batasan fisik. Pengambilan keputusan yang berani untuk mundur demi kesehatan patut dihargai. Semoga kesembuhan segera menyertainya.




