Menkop Ferry Juliantono: Presiden Prabowo Ingin Pertumbuhan Ekonomi Desa Melalui KDKMP

By

Rohana Margery Hortensia

17 Juli 2026, 06:51 WIB

Menkop Ferry Juliantono: Presiden Prabowo Ingin Pertumbuhan Ekonomi Desa Melalui KDKMP
Menkop Ferry Juliantono: Presiden Prabowo Ingin Pertumbuhan Ekonomi Desa Melalui KDKMP

STNK.CO.ID – 17 Juli 2026 | Jakarta – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki visi untuk memunculkan pertumbuhan ekonomi di desa melalui program Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah acara di Jakarta, menegaskan komitmen pemerintah untuk memperkuat ekonomi pedesaan sebagai fondasi pembangunan nasional.

Baca juga:

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP menjadi sorotan utama dalam pidato Ferry Juliantono. Menurutnya, Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di perkotaan, tetapi juga merata hingga ke pelosok desa. KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga desa.

“Presiden memiliki tekad kuat agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir orang di kota, tetapi juga oleh masyarakat desa. Melalui KDKMP, kita akan membangun koperasi yang modern, transparan, dan berdaya saing,” ujar Ferry di hadapan para pengurus koperasi dan pejabat daerah.

Visi KDKMP untuk Ekonomi Desa

Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan program unggulan pemerintah yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian desa. Konsepnya mengintegrasikan potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, dan kerajinan, ke dalam badan usaha koperasi. Dengan demikian, hasil bumi desa dapat diolah dan dipasarkan secara lebih efektif, menekan rantai distribusi, dan meningkatkan nilai tambah bagi petani dan pengrajin.

Ferry menjelaskan bahwa KDKMP akan didukung oleh sistem digitalisasi, pelatihan manajemen, dan akses permodalan. “Kami ingin koperasi desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mandiri. Bukan sekadar simpan pinjam, tapi juga unit produksi dan pemasaran,” tambahnya.

Baca juga:

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat. Pemerintah akan memberikan insentif bagi desa yang berhasil mengembangkan KDKMP, seperti bantuan alat produksi dan akses pasar digital.

Langkah Nyata Pemerintah

Untuk merealisasikan visi tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM telah menyusun peta jalan implementasi KDKMP. Beberapa langkah yang akan dilakukan antara lain:

  • Pembentukan tim fasilitator di setiap kabupaten untuk mendampingi desa dalam mendirikan koperasi.
  • Penyediaan platform digital untuk transaksi dan pelaporan keuangan koperasi.
  • Kerja sama dengan perbankan dan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) khusus koperasi desa.
  • Pelatihan bagi pengurus koperasi mengenai tata kelola, pemasaran, dan teknologi informasi.

Ferry optimistis bahwa program ini dapat menciptakan lapangan kerja baru di desa, mengurangi urbanisasi, dan meningkatkan pendapatan per kapita warga. “Ini adalah revolusi ekonomi dari bawah. Presiden Prabowo sangat serius ingin melihat desa-desa maju mandiri,” tegasnya.

Harapan dan Tantangan

Para pengamat ekonomi menyambut baik inisiatif ini. Namun, mereka mengingatkan bahwa keberhasilan KDKMP bergantung pada konsistensi kebijakan, partisipasi aktif masyarakat, dan pengawasan yang ketat. Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP menjadi isyarat bahwa pemerintah tidak hanya berwacana, tetapi sudah memiliki rencana konkret.

Baca juga:

Ferry menambahkan, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan program berjalan sesuai target. Jika berhasil, KDKMP bisa menjadi model pembangunan ekonomi desa yang dapat direplikasi di seluruh Indonesia.

Dengan demikian, jelas bahwa strategi pembangunan berfokus pada desa melalui koperasi bukan sekadar janji politik, melainkan program yang terukur. Masyarakat desa diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk bangkit dan berdaya secara ekonomi.

Related Post