Daftar Isi
- Pertandingan Sengit di Philadelphia
- Jalannya Pertandingan: Dominasi Penguasaan Bola vs Pertahanan Kokoh
- Keputusan Kontroversial: Penalti yang Mengubah Segalanya
- Perselisihan Pascapertandingan: Kemarahan Paraguay
- Penampilan William Saliba: Pujian dan Kritik Media Prancis
- Analisis Taktik: Dua Pendekatan Berbeda Menuju Kemenangan
- Kesimpulan
Pertandingan Sengit di Philadelphia
STNK.CO.ID – 05 Juli 2026 | Pertandingan france vs paraguay pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan tipis Prancis 1-0 melalui penalti Kylian Mbappé pada menit ke-70. Laga yang berlangsung di Philadelphia ini menyajikan tensi tinggi, tidak hanya karena determinasi kedua tim, tetapi juga karena kontroversi kepemimpinan wasit yang memicu kemarahan kubu Paraguay. Pertandingan france vs paraguay ini menjadi salah satu laga paling panas di turnamen, dengan beberapa insiden fisik yang nyaris memicu perkelahian antar pemain.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Penguasaan Bola vs Pertahanan Kokoh
Prancis mendominasi penguasaan bola sejak awal, namun Paraguay tampil disiplin dengan formasi rendah yang menyulitkan para penyerang Les Bleus. Ousmane Dembélé, Michael Olise, dan Bradley Barcola kesulitan menembus pertahanan rapat Paraguay yang dipimpin oleh Gustavo Gómez. Di sisi lain, Paraguay mengandalkan serangan balik cepat melalui Julio Enciso dan Miguel Almirón, meskipun peluang mereka terbatas. Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan Prancis frustrasi karena tidak mampu membongkar blok bertahan lawan.
Keputusan Kontroversial: Penalti yang Mengubah Segalanya
Pada menit ke-70, wasit menunjuk titik putih setelah VAR menilai Gustavo Gómez melanggar Kylian Mbappé di kotak penalti. Keputusan ini menuai protes keras dari pemain Paraguay yang menganggap pelanggaran itu tidak layak penalti. Mbappé kemudian dengan tenang mengeksekusi bola ke sudut kanan gawang, mengalahkan kiper Orlando Gill. Gol tersebut menjadi gol ketujuh Mbappé di Piala Dunia 2026, menyamai catatan Lionel Messi. Namun, drama belum berakhir; setelah gol, pemain Paraguay, terutama Gustavo Velázquez, terlibat adu mulut dengan pemain Prancis hingga harus dipisahkan oleh ofisial. Pundit Joe Hart menyebut perilaku Paraguay sebagai ‘aib absolut’ karena agresivitas berlebihan dan tidak adanya kartu kuning yang diberikan kepada pemain Paraguay sepanjang laga.
Perselisihan Pascapertandingan: Kemarahan Paraguay
Peluit panjang dibarengi dengan kericuhan di pinggir lapangan. Para pemain Paraguay melampiaskan kemarahan mereka kepada wasit dan pemain Prancis, menganggap bahwa mereka diperlakukan tidak adil. Manajer Paraguay, Gustavo Alfaro, juga terlihat emosional saat memberikan komentar kepada awak media. Insiden ini menambah kontroversi seputar pertandingan france vs paraguay, terutama karena tidak adanya sanksi yang signifikan terhadap pelanggaran keras yang dilakukan pemain Paraguay sebelumnya. Di sisi lain, Prancis berhasil menjaga konsentrasi dan tidak terpancing emosi, yang akhirnya membawa mereka melaju ke perempat final.
Penampilan William Saliba: Pujian dan Kritik Media Prancis
Salah satu sorotan dalam pertandingan france vs paraguay adalah penampilan bek tengah Prancis, William Saliba. Bersama Dayot Upamecano, Saliba sukses menjaga clean sheet meskipun mendapat tekanan dari serangan balik Paraguay. Namun, penilaian media Prancis terhadap Saliba justru mengejutkan. Foot Mercato memberinya rating 5,5 dari 10, dengan alasan ia sering terlibat duel satu lawan satu yang berisiko dan beberapa kali melakukan pelanggaran. Sementara itu, Le Parisien hanya memberinya 6,5. Padahal, bagi banyak pengamat, Saliba tampil solid, jauh lebih baik daripada Upamecano yang beberapa kali melakukan kesalahan berbahaya. Kontradiksi ini menunjukkan bahwa penilaian media tidak selalu objektif, meskipun secara keseluruhan Saliba dianggap sebagai pilar pertahanan Prancis yang andal.
Analisis Taktik: Dua Pendekatan Berbeda Menuju Kemenangan
Pertandingan ini menyajikan perbandingan strategi yang menarik. Prancis, yang memiliki lini depan gemilang, gagal mendominasi permainan terbuka dan akhirnya bergantung pada momen individu. Di sisi lain, Paraguay hampir berhasil memaksakan adu penalti berkat pertahanan rapat mereka. Namun, kegagalan mereka untuk memanfaatkan peluang dan ketidakmampuan mencetak gol membuat mereka tersingkir. Dalam konteks turnamen, kemenangan Prancis atas Paraguay menunjukkan bahwa meskipun memiliki bakat individu, tim harus mampu beradaptasi dengan taktik lawan yang tidak mau bermain terbuka. Ini menjadi pelajaran berharga bagi Prancis menjelang perempat final melawan Maroko, yang juga dikenal dengan pertahanan solid dan serangan balik cepat.
Kesimpulan
Pertandingan france vs paraguay bukan sekadar laga sepak bola biasa; ia menjadi cerminan drama, emosi, dan ketegangan yang mewarnai Piala Dunia 2026. Prancis berhasil melaju ke perempat final berkat penalti Mbappé, namun mereka harus introspeksi diri untuk menghadapi tantangan berikutnya. Paraguay, meski kalah, layak mendapat apresiasi atas perjuangan mereka yang gigih. Satu hal yang pasti, rivalitas antara kedua tim meninggalkan kenangan yang akan dikenang para penggemar.




