Elliot Anderson Resmi Jadi Pemain Manchester City dengan Transfer Rekor, Langsung Debut di Piala Dunia

By

Reshawnda Morgance

2 Juli 2026, 12:01 WIB

Elliot Anderson Resmi Jadi Pemain Manchester City dengan Transfer Rekor, Langsung Debut di Piala Dunia
Elliot Anderson Resmi Jadi Pemain Manchester City dengan Transfer Rekor, Langsung Debut di Piala Dunia

STNK.CO.ID – 02 Juli 2026 | Dalam perkembangan mengejutkan yang terjadi hanya beberapa jam sebelum pertandingan, Elliot Anderson secara resmi menjadi pemain Manchester City setelah proses transfer senilai £116 juta (sekitar Rp2,2 triliun) rampung di belakang layar. Gelandang berusia 23 tahun itu kemudian langsung turun lapangan membela Inggris dalam laga babak 32 besar Piala Dunia melawan Republik Demokratik Kongo di Atlanta, sebagai pemain City untuk pertama kalinya.

Baca juga:

Transfer Rekor Manchester City

Manchester City mengonfirmasi bahwa mereka telah menyelesaikan pembelian Elliot Anderson dari Nottingham Forest dengan nilai £116 juta secara tunai tanpa add-on. Jumlah ini melampaui rekor transfer klub sebelumnya sebesar £100 juta untuk Jack Grealish pada 2021. Anderson menandatangani kontrak berdurasi lima tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan, dengan gaji mencapai £300.000 per pekan jika semua bonus terpenuhi.

Kepindahan ini dipicu oleh kepergian Bernardo Silva ke Real Madrid secara gratis setelah kontraknya habis. City membutuhkan pengganti yang mampu membawa bola dan energik di lini tengah. Anderson, yang tampil impresif selama dua musim bersama Nottingham Forest, dinilai sebagai pemain muda paling lengkap di Premier League berkat pressing tinggi dan kemampuannya membaca permainan.

Debut Internasional Bersama Inggris

Elliot Anderson menjalani pertandingan pertamanya sebagai pemain Manchester City saat Inggris menghadapi DR Congo di Piala Dunia 2026. Meski timnya unggul berkat dua gol Harry Kane di menit akhir, performa Inggris secara keseluruhan jauh dari memuaskan. Anderson bermain sebagai gelandang serang di belakang Kane, namun ia kesulitan menghadapi formasi 4-4-2 lawan yang agresif.

Menurut laporan BBC Sport, DR Congo mengubah formasi biasanya menjadi 4-4-2 untuk mengganggu pressing tinggi Inggris. Mereka memanfaatkan kiper dan tiga pemain tengah saat membangun serangan sehingga unggul jumlah atas duet Kane dan Jude Bellingham. Para bek sayap DR Congo melebar, menarik Marcus Rashford dan Noni Madueke menjauh dari bek tengah, menciptakan ruang di lini tengah.

Baca juga:

Analisis Taktis: Mengapa Inggris Tersendat?

Pelatih Thomas Tuchel mengakui timnya tidak tampil maksimal. “Ini bukan penampilan terbaik kami. DR Congo bermain sangat berani secara taktis,” ujar Tuchel usai pertandingan. Inggris hanya unggul penguasaan bola 54% dan melepaskan 12 tembakan dibanding 9 lawan. Dua gol Kane menyelamatkan muka, namun kekurangan di lini tengah terlihat jelas – wilayah di mana Anderson diharapkan memberi dampak.

Dengan bergabungnya Anderson, City berharap mendapatkan pemain yang bisa memecah kebuntuan dengan dribel dan operan terobosan. Namun, debut internasionalnya kali ini belum sepenuhnya meyakinkan. Analis sepak bola mencatat bahwa Anderson masih perlu beradaptasi dengan tekanan tinggi di level internasional dan memahami pergerakan rekan setim barunya di City.

Era Baru di Etihad: Maresca dan Rencana Masa Depan

Transfer Elliot Anderson menjadi bagian dari rencana besar Manchester City setelah penunjukan Enzo Maresca sebagai manajer baru, menggantikan Pep Guardiola yang hengkang pada akhir musim 2025/26. Maresca, yang sebelumnya menukangi Chelsea, dikontrak selama tiga tahun. Ia langsung diberi mandat untuk meremajakan skuat dengan pemain-pemain muda potensial.

Selain Anderson, City juga dikabarkan tertarik pada Eduardo Camavinga dari Real Madrid dan Ayoub Bouadi dari Lille. Namun, negosiasi untuk Camavinga menemui hambatan karena pemain Prancis itu ingin bertahan di Madrid. Sementara itu, Manchester United juga sempat mengincar Anderson, tetapi mundur setelah harga £120 juta dianggap terlalu tinggi. City justru membayar lebih mahal dari harga permintaan awal, menunjukkan betapa besarnya keyakinan klub terhadap kualitas Anderson.

Baca juga:

Dampak bagi Kompetisi Klub Lain

Transfer rekor ini langsung mengubah peta persaingan Premier League. Dengan kepergian Bernardo Silva dan kedatangan Anderson, City tetap menjadi kandidat kuat juara. Di sisi lain, Nottingham Forest kehilangan pemain kuncinya namun mendapat dana segar yang bisa digunakan untuk memperkuat tim secara merata.

Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana Anderson akan beradaptasi dengan filosofi Maresca yang mirip dengan Guardiola: penguasaan bola, pressing tinggi, dan rotasi posisi. Jika berhasil, City tidak hanya mendapatkan pemain bintang, tetapi juga investasi jangka panjang yang bisa bersinar selama satu dekade.

Kesimpulan

Elliot Anderson kini menjadi bagian dari sejarah transfer Manchester City. Debutnya bersama Inggris di Piala Dunia mungkin belum gemilang, tapi potensinya tidak perlu diragukan. Dengan dukungan manajer baru Enzo Maresca dan skuat bertabur bintang, langkah Anderson selanjutnya akan ditunggu oleh para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Apakah ia akan menjadi pilar lini tengah City berikutnya? Waktu yang akan menjawab.

Related Post