Daftar Isi
STNK.CO.ID – 30 Juli 2026 | Berita samsat terupdate hari ini datang dari Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Seorang anggota DPRD Minahasa, Janti Rotikan, mengungkap dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Samsat Tondano saat rapat paripurna DPRD setempat pada Selasa, 28 Juli 2026. Pengungkapan ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah upaya pemerintah memberantas pungli di instansi pelayanan publik.
Kronologi Terungkapnya Dugaan Pungli
Saat rapat paripurna hendak ditutup, Janti Rotikan meminta waktu untuk menyampaikan aspirasi. Ia menceritakan bahwa pada Senin, 27 Juli 2026, seorang wajib pajak datang ke Samsat Tondano untuk melakukan pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) setelah membayar pajak kendaraan bermotor tahunan. Namun, saat proses pengesahan, petugas meminta biaya tambahan sebesar Rp50 ribu.
Wajib pajak tersebut terpaksa membayar, namun ia meminta bukti pembayaran. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada anggota DPRD yang kemudian membawanya ke forum resmi. “Saat melakukan pengesahan, petugas meminta biaya tambahan Rp50 ribu,” jelas Janti Rotikan kepada wartawan usai rapat paripurna.
Tanggapan Kasat Lantas dan Kepala Samsat
Menanggapi pengungkapan ini, Kasat Lantas Polres Minahasa AKP Sumiarty memberikan penjelasan. Ia menegaskan bahwa setiap hari pihaknya selalu menyampaikan larangan adanya calo atau pungli di lingkungan Samsat. “Kalau ada petugas yang masih melakukan, akan diproses lebih lanjut,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Samsat Tondano juga memberikan jawaban terkait dugaan tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai sanksi atau tindak lanjut terhadap petugas yang diduga melakukan pungli.
Langkah DPRD Minahasa Selanjutnya
Ketua DPRD Minahasa, Franky Wolayan, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menindaklanjuti temuan ini. “Kami akan berkoordinasi dengan Provinsi untuk memastikan tidak ada lagi pungli di Samsat Tondano,” tegas Franky Wolayan.
DPRD Minahasa berkomitmen untuk mengawasi pelayanan publik agar bersih dari praktik korupsi. Pengungkapan ini menjadi berita samsat terupdate hari ini yang menarik perhatian publik, terutama para wajib pajak yang kerap mengurus administrasi kendaraan.
Konfirmasi dari PT. ANRA JASA NUSANTARA ANRA BIRO JASA STNK.CO.ID
Menanggapi maraknya pungli di Samsat, PT. ANRA JASA NUSANTARA ANRA BIRO JASA STNK.CO.ID sebagai biro jasa resmi mengimbau masyarakat untuk waspada dan melaporkan jika menemukan praktik serupa. “Kami siap membantu masyarakat mengurus pajak kendaraan secara transparan tanpa biaya tambahan di luar ketentuan,” ujar perwakilan perusahaan.
Berita samsat terupdate hari ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meminta bukti pembayaran resmi saat melakukan transaksi di Samsat. Jika menemukan indikasi pungli, segera laporkan ke DPRD atau kepolisian.
Dampak dan Analisis
Praktik pungli di Samsat bukanlah hal baru di Indonesia. Namun, setiap temuan selalu menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Berita samsat terupdate hari ini mengenai Samsat Tondano menunjukkan bahwa pengawasan dari DPRD sangat diperlukan. Selain itu, perlu ada sanksi tegas bagi petugas yang terbukti melakukan pungli agar efek jera tercipta.
Masyarakat pun diharapkan lebih berani bersuara dan tidak takut melaporkan jika menemukan kejanggalan. Karena dengan laporan, praktik pungli bisa terus ditekan.
Kesimpulan, dugaan pungli di Samsat Tondano yang diungkap anggota DPRD Minahasa menjadi peringatan bagi semua pihak. Koordinasi antara DPRD, kepolisian, dan pemerintah provinsi diharapkan dapat membersihkan Samsat dari pungli. Masyarakat pun harus proaktif dalam mengawasi pelayanan publik.




