Berita Samsat Lokal: Layanan Samsat Keliling Makin Diminati, PAD Terdongkrak

By

Audris Nakeesha

30 Juli 2026, 09:15 WIB

Berita Samsat Lokal: Layanan Samsat Keliling Makin Diminati, PAD Terdongkrak
Berita Samsat Lokal: Layanan Samsat Keliling Makin Diminati, PAD Terdongkrak

STNK.CO.ID – 30 Juli 2026 | Pemerintah daerah di berbagai wilayah terus berinovasi untuk meningkatkan pelayanan publik, termasuk layanan Samsat keliling. Berita samsat lokal kali ini mengulas bagaimana layanan Samsat keliling menjadi andalan dalam mendekatkan akses pembayaran pajak kendaraan bermotor kepada masyarakat. Mulai dari Kota Jayapura yang memperkuat armada Samsat keliling untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), hingga jadwal rutin di Yogyakarta dan Jabodetabek, semua menunjukkan bahwa Samsat keliling adalah solusi efektif untuk mempermudah wajib pajak.

Baca juga:

Jayapura Perkuat Samsat Keliling untuk PAD

Pemerintah Kota Jayapura melalui Wali Kota Abisai Rollo menyerahkan tiga unit kendaraan operasional kepada Kantor Samsat Jayapura, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Pemuda dan Olahraga pada Rabu, 22 Juli 2026. Kendaraan tersebut terdiri dari dua unit mobil Suzuki APV dan satu unit Suzuki Carry Pick Up dengan total nilai Rp773,34 juta. Langkah ini bertujuan memperkuat layanan Samsat keliling agar lebih menjangkau masyarakat di pelosok kota.

Wali Kota Abisai Rollo menekankan bahwa pelayanan yang baik akan mendorong kepatuhan wajib pajak. “Saya yakin dengan pelayanan yang baik kepada masyarakat, khususnya pada perpajakan melalui Samsat, dapat meningkatkan kepatuhan wajib pajak sehingga berdampak pada peningkatan penerimaan daerah,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa Kota Jayapura sangat bergantung pada PAD karena minim sumber daya alam, sehingga optimalisasi Samsat keliling menjadi prioritas.

Kendaraan operasional ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan perpajakan. Aset tersebut tidak boleh dipindahtangankan meskipun terjadi pergantian pimpinan OPD, agar manfaatnya berkelanjutan. Berita samsat lokal dari Jayapura ini menjadi contoh bagaimana investasi pada layanan bergerak dapat berdampak langsung pada pendapatan daerah.

Samsat Keliling di Yogyakarta: Jadwal Rutin dan Syarat

Di Yogyakarta, Samsat keliling telah menjadi layanan inovatif yang mempermudah warga membayar pajak kendaraan. Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @samsatjogjakarta, pada Rabu, 29 Juli 2026, layanan Samsat keliling beroperasi di beberapa titik di Kota Yogyakarta. Layanan ini terbuka untuk seluruh warga Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk Sleman, Bantul, Gunungkidul, dan Kulon Progo.

Baca juga:

Warga yang ingin menggunakan layanan ini harus membawa KTP asli pemilik kendaraan, BPKB, dan STNK beserta fotokopinya. Syarat penting lainnya adalah tidak memiliki tunggakan pajak lebih dari satu tahun. Samsat keliling hanya melayani pembayaran pajak tahunan, sementara untuk pajak lima tahunan dan penggantian plat nomor harus dilakukan di kantor Samsat terdekat. Berita samsat lokal seperti ini sangat membantu masyarakat untuk merencanakan pembayaran pajak tepat waktu.

Polda Metro Jaya Buka 14 Titik Samsat Keliling

Polda Metro Jaya juga membuka layanan Samsat keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek) pada Rabu, 29 Juli 2026. Informasi ini disampaikan melalui akun X resmi TMC Polda Metro Jaya. Lokasi-lokasi tersebut meliputi halaman parkir Samsat Jakarta Pusat, Lapangan Banteng, Mall Citraland Jakarta Barat, Pasar Induk Kramat Jati, Alun-Alun Cibodas, ITC BSD Serpong, dan lainnya dengan jam operasional bervariasi.

Masyarakat diimbau membawa dokumen persyaratan yang sama seperti di Yogyakarta. Selain itu, ada opsi pembayaran digital melalui aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) yang dapat digunakan di 33 provinsi. Namun, aplikasi ini tidak berlaku bagi penunggak pajak lebih dari satu tahun; mereka harus datang langsung ke kantor Samsat. Kehadiran Samsat keliling dan platform digital menunjukkan upaya pemerintah untuk memberikan fleksibilitas kepada wajib pajak.

Transformasi Digital dan Sinergi Lintas Lembaga

Dalam audiensi antara Korlantas Polri dan Kantor Staf Presiden (KSP) pada Selasa, 28 Juli 2026, Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo menekankan pentingnya transformasi digital di layanan kepolisian, termasuk Samsat. Pertemuan tersebut membahas persiapan Operasi Natal dan Tahun Baru 2026, kebijakan Zero Over Dimension Over Loading (ODOL), serta penguatan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Irjen Wibowo menyebut perlunya sinergi lintas kementerian agar penanganan kendaraan ODOL tidak mengganggu distribusi logistik.

Baca juga:

Digitalisasi layanan Samsat melalui aplikasi SIGNAL menjadi bagian dari upaya modernisasi. Dengan aplikasi ini, pembayaran PKB bisa dilakukan secara daring, dan STNK dikirim ke alamat pemohon. Namun, layanan ini belum menjangkau seluruh wilayah, sehingga Samsat keliling tetap menjadi pilihan utama di daerah yang belum terdigitalisasi. Berita samsat lokal juga menyoroti bagaimana pelayanan tatap muka masih diperlukan untuk mengedukasi masyarakat.

Dampak Positif terhadap PAD dan Kepatuhan Wajib Pajak

Peningkatan layanan Samsat keliling langsung berdampak pada penerimaan PAD. Seperti di Jayapura, setiap tambahan kendaraan operasional berarti perluasan jangkauan layanan. Masyarakat yang sebelumnya kesulitan menjangkau kantor Samsat kini dapat membayar pajak di titik-titik strategis. Hal ini berpotensi menurunkan angka tunggakan pajak dan meningkatkan kepatuhan.

Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan bahwa pajak merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan. Dengan layanan yang mudah dan ramah, kesadaran masyarakat untuk membayar pajak diharapkan meningkat. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan kemandirian fiskal di tengah keterbatasan sumber daya alam.

Kesimpulan

Layanan Samsat keliling telah terbukti menjadi ujung tombak dalam menjangkau wajib pajak di berbagai daerah. Dari Jayapura hingga Jabodetabek, pemerintah dan kepolisian terus berinovasi untuk menghadirkan pelayanan prima. Transformasi digital melalui aplikasi SIGNAL melengkapi layanan fisik, namun Samsat keliling tetap dibutuhkan untuk mengatasi keterbatasan akses teknologi. Berita samsat lokal kali ini menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat adalah kunci sukses dalam mengoptimalkan pendapatan daerah dan meningkatkan kesadaran akan kewajiban perpajakan. Dengan terus memperkuat layanan, diharapkan kepatuhan wajib pajak semakin tinggi dan pembangunan daerah dapat berjalan lebih lancar.

Related Post