Daftar Isi
STNK.CO.ID – 10 Juli 2026 | PT Permodalan Nasional Madani (PNM) membawa suara jutaan pengusaha ultra mikro dalam ajang Halal Expo Indonesia 2026 yang resmi dibuka di Jakarta pada Rabu (8/7). Pameran ini menjadi momentum penting bagi pelaku usaha ultra mikro untuk memperluas jaringan dan mengakses pasar halal global. PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026 sebagai wujud komitmen mendorong inklusi keuangan syariah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat akar rumput.
Halal Expo Indonesia 2026 merupakan bagian dari kerangka Developing Eight (D-8) yang beranggotakan delapan negara Muslim. Acara ini bertujuan memperdalam kerja sama perdagangan dan investasi halal. PNM, sebagai BUMN yang fokus pada pembiayaan ultra mikro, memanfaatkan platform ini untuk memperkenalkan produk-produk unggulan nasabahnya sekaligus membuka peluang ekspor.
Peran PNM dalam Memperkuat Ekosistem Ultra Mikro
PNM selama ini telah menjangkau lebih dari 15 juta nasabah di seluruh Indonesia, mayoritas adalah perempuan pelaku usaha mikro. Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan PNM Mekaar Syariah, perusahaan memberikan akses permodalan, pendampingan, dan literasi keuangan. Kehadiran di Halal Expo Indonesia 2026 menjadi langkah strategis untuk menghubungkan nasabah dengan buyer potensial dari dalam dan luar negeri.
“Kami ingin produk-produk nasabah PNM tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi juga menembus pasar ekspor. Halal Expo menjadi jembatan bagi mereka untuk mendapatkan sertifikasi halal dan memenuhi standar internasional,” ujar Direktur Utama PNM. Pernyataan ini menegaskan bahwa PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026 untuk mewujudkan mimpi besar para pelaku usaha.
Potensi Besar Pasar Halal Global
Pasar halal global diperkirakan mencapai triliunan dolar AS. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama. Namun, tantangan bagi pelaku ultra mikro adalah memenuhi standar kualitas dan sertifikasi halal. PNM, melalui kemitraan dengan berbagai lembaga, membantu nasabahnya mendapatkan sertifikasi halal secara gratis atau dengan biaya terjangkau.
Dalam pameran yang berlangsung selama tiga hari ini, PNM menampilkan produk-produk seperti kerajinan tangan, makanan ringan, fesyen Muslim, dan kosmetik halal. Setiap produk dipastikan telah memenuhi kriteria halal dan memiliki nilai tambah tinggi. Hal ini sejalan dengan visi PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026 untuk menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan.
Dampak Positif bagi Pelaku Usaha
Salah satu nasabah PNM, Ibu Sari, pengusaha batik dari Solo, mengaku sangat antusias mengikuti pameran ini. “Ini pertama kalinya saya ikut pameran internasional. Saya bisa belajar langsung cara memasarkan produk ke buyer asing. PNM sangat membantu mulai dari persiapan hingga pendampingan selama pameran,” katanya. Cerita serupa juga datang dari nasabah di daerah lain yang merasakan manfaat langsung.
PNM tidak hanya menyediakan booth pameran, tetapi juga mengadakan workshop tentang sertifikasi halal, strategi ekspor, dan digital marketing. Workshop ini diikuti oleh ratusan nasabah yang telah diseleksi sebelumnya. Dengan demikian, PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026 bukan sekadar seremonial, tetapi aksi nyata pemberdayaan.
Selain itu, PNM juga menggandeng platform e-commerce untuk memfasilitasi penjualan produk nasabah secara online. Langkah ini bertujuan agar produk ultra mikro dapat diakses oleh konsumen global setelah pameran berakhir. Diharapkan, peserta tidak hanya mendapatkan pesanan langsung, tetapi juga mitra bisnis jangka panjang.
Kesuksesan Halal Expo Indonesia 2026 diharapkan menjadi katalis bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia. PNM berkomitmen untuk terus mendampingi nasabahnya agar mampu bersaing di tingkat internasional. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026 telah membuka pintu menuju kemandirian ekonomi yang lebih inklusif dan berdaya saing.
Ke depan, PNM akan memperluas program pendampingan dan sertifikasi halal ke lebih banyak daerah. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk meningkatkan kontribusi sektor ultra mikro terhadap ekonomi nasional. Melalui pameran seperti Halal Expo, pelaku usaha ultra mikro mendapatkan kesempatan emas untuk naik kelas dan berkontribusi dalam rantai pasok global.




