Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Kawasan Pesisir Medan Melalui Program SEKAR

By

Angharat Aida

19 Juli 2026, 09:50 WIB

Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Kawasan Pesisir Medan Melalui Program SEKAR
Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Kawasan Pesisir Medan Melalui Program SEKAR

Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Kawasan Pesisir Medan

STNK.CO.ID – 19 Juli 2026 | Pertamina terus menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan dengan memperkuat edukasi lingkungan di kawasan pesisir Medan. Melalui program pemberdayaan masyarakat bernama SEKAR (Sehat, Edukasi, Kelola, Aksi, dan Rehabilitasi), perusahaan energi nasional ini berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir.

Baca juga:

Latar Belakang Program SEKAR

Kawasan pesisir Medan menghadapi berbagai tantangan lingkungan, seperti pencemaran sampah plastik, kerusakan mangrove, dan penurunan kualitas air. Menyadari hal tersebut, Pertamina meluncurkan program SEKAR yang tidak hanya berfokus pada edukasi, tetapi juga aksi nyata. Program ini melibatkan masyarakat setempat, nelayan, dan pelajar dalam berbagai kegiatan pelestarian.

Komponen Program

  • Edukasi Lingkungan: Pertamina menyelenggarakan pelatihan dan workshop tentang pengelolaan sampah, konservasi mangrove, dan dampak perubahan iklim. Edukasi ini diberikan secara rutin di sekolah-sekolah dan komunitas pesisir.
  • Penanaman Mangrove: Sebagai bagian dari rehabilitasi, Pertamina bersama masyarakat menanam ribuan bibit mangrove di area pantai yang kritis. Mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi dan habitat biota laut.
  • Bank Sampah: Program bank sampah didirikan untuk mendorong pemilahan dan daur ulang sampah. Masyarakat dapat menukar sampah dengan kebutuhan pokok, sekaligus mengurangi volume sampah yang berakhir di laut.
  • Aksi Bersih Pantai: Kegiatan bersih-bersih pantai dilakukan secara berkala dengan melibatkan sukarelawan dari berbagai elemen. Hal ini mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif sampah terhadap ekosistem.

Dampak dan Harapan

Sejak diluncurkan, program SEKAR telah menjangkau ratusan warga di dua kelurahan pesisir Medan. Peserta program mengaku mendapatkan wawasan baru tentang pentingnya menjaga lingkungan. ‘Saya jadi paham bahwa sampah plastik tidak boleh dibuang sembarangan, apalagi ke laut. Kami juga belajar cara membuat kompos dari sampah organik,’ ujar seorang nelayan peserta program. Pertamina berharap program ini dapat menjadi model bagi daerah pesisir lainnya. Dengan terus memperkuat edukasi lingkungan di kawasan pesisir Medan, Pertamina berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan ke-14 tentang ekosistem laut.

Baca juga:

Kesinambungan Program

Pertamina tidak hanya menjalankan program SEKAR secara temporer, tetapi juga merencanakan keberlanjutan dengan pendampingan dan monitoring. Perusahaan menggandeng akademisi dan LSM lingkungan untuk memastikan efektivitas program. Selain itu, Pertamina juga membentuk kader lingkungan dari kalangan pemuda yang akan menjadi agen perubahan di komunitasnya.

Kesimpulan

Pertamina Perkuat Edukasi Lingkungan di Kawasan Pesisir Medan melalui program SEKAR merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian alam. Program ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga aksi nyata yang melibatkan masyarakat. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan pesisir semakin meningkat. Keberhasilan program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah mampu menciptakan perubahan positif bagi lingkungan.

Baca juga:
Author Image

Related Post