STNK.CO.ID – 08 Juli 2026 | Baznas dan Kemensetneg Sinkronkan Program Pengentasan Kemiskinan dalam upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan di Indonesia. Langkah ini diambil melalui koordinasi intensif antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) untuk menyelaraskan program-program yang sudah berjalan maupun yang akan diluncurkan.
Latar Belakang Sinergi
Kemiskinan masih menjadi salah satu tantangan utama pembangunan nasional. Berbagai program telah digulirkan, namun seringkali tumpang tindih atau tidak tepat sasaran. Dengan menyinkronkan program, diharapkan penggunaan dana zakat dan anggaran negara menjadi lebih efisien dan efektif. Baznas sebagai lembaga pengelola zakat nasional memiliki jangkauan yang luas, sementara Kemensetneg memiliki koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
Bentuk Sinkronisasi
Sinkronisasi ini meliputi:
- Penyamaan data penerima manfaat untuk menghindari duplikasi bantuan.
- Koordinasi jadwal penyaluran bantuan agar tepat waktu dan terintegrasi.
- Pengembangan sistem monitoring bersama untuk memantau dampak program.
Selain itu, Baznas dan Kemensetneg juga akan mengidentifikasi daerah-daerah prioritas yang membutuhkan intervensi cepat. Program-program seperti bantuan pangan, pendidikan, dan kesehatan akan diselaraskan agar saling melengkapi.
Target dan Harapan
Dengan sinergi ini, target penurunan angka kemiskinan ekstrem ke tingkat yang lebih rendah diharapkan dapat tercapai lebih cepat. Kepala Baznas menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah langkah strategis untuk memastikan zakat benar-benar berdampak pada pengentasan kemiskinan. Sementara Menteri Sekretaris Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh upaya ini melalui koordinasi dan regulasi yang mendukung.
Baznas dan Kemensetneg Sinkronkan Program Pengentasan Kemiskinan juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas amil dan personel pemerintah daerah. Pelatihan dan bimbingan teknis akan diberikan agar program berjalan lancar di lapangan.
Dampak yang Diharapkan
Dampak jangka pendek adalah berkurangnya beban biaya hidup bagi rumah tangga miskin melalui bantuan langsung. Dalam jangka panjang, program pemberdayaan ekonomi akan membantu mereka keluar dari lingkaran kemiskinan. Selain itu, koordinasi yang baik mengurangi risiko korupsi dan penyimpangan dana.
Baznas dan Kemensetneg Sinkronkan Program Pengentasan Kemiskinan merupakan bagian dari strategi nasional untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan pertama yaitu tanpa kemiskinan. Dengan kolaborasi ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam pembangunan.
Masyarakat dapat berperan serta dengan menyalurkan zakat melalui Baznas yang kini semakin terintegrasi dengan program pemerintah. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prioritas utama dalam setiap program yang dijalankan.




