Wayne Rooney Kecam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia: Kurang Menarik

By

Rosmana Kaileena Kaileena

20 Juli 2026, 13:51 WIB

Wayne Rooney Kecam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia: Kurang Menarik
Wayne Rooney Kecam Pertunjukan Paruh Waktu Final Piala Dunia: Kurang Menarik

STNK.CO.ID – 20 Juli 2026 | Legenda sepak bola Inggris, Wayne Rooney, secara terang-terangan mengkritik pertunjukan paruh waktu dalam final Piala Dunia 2022. Dalam pernyataannya yang viral, Wayne Rooney kritik pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia sebagai sesuatu yang tidak menarik dan kurang berkesan. Menurutnya, acara hiburan di sela-sela pertandingan puncak tersebut seharusnya bisa lebih spektakuler dan mencerminkan gengsi ajang sebesar Piala Dunia.

Baca juga:

Kritik Tajam Rooney

Dalam wawancara dengan sejumlah media, Rooney mengungkapkan kekecewaannya terhadap pertunjukan yang menampilkan artis-artis internasional. Ia menyebut bahwa sebagai pertandingan paling bergengsi di dunia, final Piala Dunia layak mendapatkan hiburan yang lebih megah. “Saya pikir pertunjukan itu biasa saja, tidak sesuai dengan standar sebuah final Piala Dunia. Saya berharap lebih dari sebuah acara yang ditonton miliaran orang di seluruh dunia,” ujar Rooney.

Pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia 2022 memang menjadi sorotan setelah digelar di Lusail Stadium, Qatar. Acara yang berlangsung sekitar 15 menit tersebut menampilkan penampilan dari beberapa musisi terkenal. Namun, Rooney menilai koreografi dan konsep yang disajikan kurang inovatif dan tidak mampu memikat penonton.

Reaksi Publik dan Media

Kritik Rooney ini pun menuai beragam reaksi. Sebagian penggemar sepak bola setuju dengan pendapatnya, menganggap pertunjukan paruh waktu di ajang-ajang besar seperti Piala Dunia atau Super Bowl memang kerap menjadi tolok ukur kreativitas. Namun, ada pula yang membela penyelenggara dengan alasan keterbatasan waktu dan tantangan logistik di Qatar.

Media olahraga internasional juga turut memberitakan pernyataan Rooney. Beberapa analis menilai bahwa standar pertunjukan paruh waktu di Piala Dunia memang belum sebanding dengan Super Bowl yang terkenal dengan kemegahan halftime show-nya. Hal ini memicu diskusi mengenai bagaimana FIFA dapat meningkatkan kualitas hiburan di masa mendatang.

Baca juga:

Sejarah Pertunjukan Paruh Waktu Piala Dunia

Pertunjukan paruh waktu baru menjadi tradisi di Piala Dunia sejak edisi 1990-an. Sebelumnya, hanya terdapat jeda istirahat tanpa hiburan khusus. Seiring perkembangan, FIFA mulai menggandeng artis-artis besar seperti Shakira, Jennifer Lopez, dan lainnya. Namun, untuk edisi 2022, banyak pihak yang merasa pertunjukan tersebut kurang greget dibandingkan edisi sebelumnya.

Rooney menambahkan bahwa ia tidak bermaksud merendahkan kerja keras para pekerja di balik acara tersebut, tetapi sebagai seorang pemain yang pernah merasakan atmosfer final Piala Dunia, ia tahu betapa pentingnya momen itu. “Final Piala Dunia adalah panggung terbesar. Segala sesuatunya harus sempurna, termasuk hiburan di sela-sela pertandingan,” tegasnya.

Implikasi untuk Piala Dunia Mendatang

Kritik Wayne Rooney terhadap pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia diharapkan dapat menjadi masukan bagi FIFA untuk meningkatkan kualitas acara di turnamen-turnamen selanjutnya. Dengan semakin ketatnya persaingan dalam industri hiburan, sudah seharusnya pertunjukan paruh waktu menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menyedot perhatian global.

Rooney juga menekankan pentingnya elemen kejutan dan kreativitas. Ia mencontohkan Super Bowl yang setiap tahun berhasil menghadirkan pertunjukan yang ikonik. “Jika Piala Dunia ingin tetap relevan sebagai festival sepak bola terbesar, maka aspek hiburannya juga harus bertaraf dunia,” pungkasnya.

Baca juga:

Diskusi tentang pertunjukan paruh waktu ini menjadi topik hangat di kalangan penggemar sepak bola. Tak sedikit yang berharap agar FIFA menyusun konsep yang lebih matang untuk edisi 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko – tiga negara yang memiliki tradisi hiburan yang kuat.

Secara keseluruhan, kritik yang disampaikan oleh Wayne Rooney bukanlah tanpa dasar. Sebagai seorang ikon sepak bola, pendapatnya memiliki bobot tersendiri. Pertunjukan paruh waktu yang memukau tidak hanya akan meningkatkan pengalaman menonton, tetapi juga memperkuat citra Piala Dunia sebagai ajang olahraga dan hiburan nomor satu di dunia.

Related Post