Daftar Isi
Pertemuan Strategis Memperkuat Hubungan Institusi
STNK.CO.ID – 14 Juli 2026 | Palembang – Dalam upaya memperkuat sinergi antar lembaga penegak hukum, Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho, melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kejaksaan Tinggi Sumsel pada Senin, 13 November 2023. Pertemuan ini sekaligus menegaskan bahwa Kapolda-Kajati Sumsel Tegaskan Tetap Bersaudara Tepis Isu Friksi yang sempat beredar di masyarakat. Kedua pihak menekankan komitmen mereka untuk terus berkoordinasi dalam setiap proses penegakan hukum di wilayah Sumsel.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Irjen Sandi Nugroho dan Kajati Sumsel, Dr. Syaiful Azhar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hubungan antara Polda dan Kejati Sumsel tetap solid. Mereka sepakat bahwa isu friksi yang muncul tidak berdasar dan justru menjadi momentum untuk mempererat kerja sama. Kapolda-Kajati Sumsel Tegaskan Tetap Bersaudara Tepis Isu Friksi menjadi pesan utama yang disampaikan dalam konferensi pers setelah pertemuan.
Pentingnya Sinergi dalam Penegakan Hukum
Kapolda Sumsel menjelaskan bahwa koordinasi yang baik antara kepolisian dan kejaksaan sangat krusial dalam menangani perkara pidana. Mulai dari tahap penyidikan hingga penuntutan, komunikasi yang intensif dapat mencegah tumpang tindih dan mempercepat proses hukum. Ia mencontohkan beberapa kasus besar di Sumsel yang berhasil diungkap berkat kerja sama erat kedua institusi. Kajati Sumsel menambahkan, sinergi ini juga penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap hukum. “Kami ingin masyarakat tahu bahwa aparat penegak hukum di Sumsel bersatu, tidak ada perpecahan,” ujarnya.
Menepis Isu Friksi yang Beredar
Beberapa waktu terakhir, beredar kabar tentang adanya ketidakharmonisan antara Polda dan Kejati Sumsel. Namun, dalam kesempatan ini kedua pimpinan secara tegas membantah kabar tersebut. “Tidak ada friksi. kami saudara dan mitra dalam satu sistem peradilan pidana. Ini hanya informasi yang tidak benar,” tegas Kajati. Kapolda juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita hoaks yang dapat memecah belah institusi negara. Kapolda-Kajati Sumsel Tegaskan Tetap Bersaudara Tepis Isu Friksi menjadi landasan untuk kembali fokus pada tugas melayani masyarakat.
Langkah Konkret ke Depan
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah langkah konkret untuk meningkatkan sinergi ke depan. Salah satunya adalah pembentukan tim gabungan yang akan menangani kasus-kasus prioritas, seperti korupsi, narkoba, dan kejahatan transnasional. Selain itu, mereka berencana mengadakan pertemuan rutin setiap bulan untuk mengevaluasi perkembangan penanganan perkara. Kapolda dan Kajati juga sepakat untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan bersama. Semua ini dilakukan demi mewujudkan penegakan hukum yang adil, transparan, dan akuntabel di Sumsel.
Kedua pejabat berharap, dengan semakin kuatnya hubungan antara Polda dan Kejati Sumsel, masyarakat akan merasakan dampak positif berupa pelayanan hukum yang lebih baik. Pernyataan Kapolda-Kajati Sumsel Tegaskan Tetap Bersaudara Tepis Isu Friksi menjadi penegasan bahwa lembaga penegak hukum di Sumsel solid dan siap bekerja sama melawan kejahatan.
Dalam kesimpulan, pertemuan antara Kapolda dan Kajati Sumsel berhasil mempertegas hubungan baik yang telah terjalin. Kedua belah pihak berkomitmen untuk terus menjaga sinergi dan menepis segala isu negatif yang dapat mengganggu stabilitas penegakan hukum. Masyarakat diimbau untuk mendukung upaya ini dengan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Semoga kerja sama yang harmonis ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi Sumsel.




