Ribuan Pelari Meriahkan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Kapolda Sumsel dan Forkopimda Beri Semangat

By

Tyas muwaffaqah

12 Juli 2026, 13:51 WIB

Ribuan Pelari Meriahkan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Kapolda Sumsel dan Forkopimda Beri Semangat
Ribuan Pelari Meriahkan Sumsel Bhayangkara Run 2026, Kapolda Sumsel dan Forkopimda Beri Semangat

STNK.CO.ID – 12 Juli 2026 | Palembang, 15 November 2025 – Suasana meriah menyelimuti kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Minggu pagi, saat ribuan peserta memadati area start Sumsel Bhayangkara Run 2026. Acara yang diinisiasi oleh Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) ini berhasil menyedot antusiasme masyarakat, dengan total 8.035 pelari dari berbagai daerah turut serta. Momen spesial tersebut semakin semarak dengan kehadiran langsung Kapolda Sumsel dan Forkopimda yang menyapa ribuan peserta Sumsel Bhayangkara Run, menunjukkan sinergitas antara kepolisian dan pemerintah daerah.

Kegiatan lari massal bertema ‘Sehat, Bersatu, dan Berprestasi’ ini tidak sekadar ajang olahraga, melainkan juga menjadi wadah memperkuat kebersamaan dan silaturahmi antara aparat keamanan dan masyarakat. Kapolda Sumsel, Irjen Pol. R. Umar Faris, dalam sambutannya menegaskan bahwa event ini merupakan bagian dari upaya polisi untuk lebih dekat dengan warga. “Kami ingin menunjukkan bahwa polisi hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan positif yang membangun kebersamaan. Semoga acara ini semakin mempererat hubungan antara Polda Sumsel dan masyarakat,” ujar Kapolda.

Baca juga:

Acara yang digelar sejak pukul 05.30 WIB ini menawarkan dua kategori lari, yaitu 5 kilometer dan 10 kilometer. Rute yang dipilih melintasi ikon-ikon kota Palembang, seperti Jembatan Ampera dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, memberikan pengalaman berlari yang tak terlupakan. Peserta tampak antusias sejak awal, dengan beberapa di antaranya mengenakan kostum unik dan atribut khas Sumatera Selatan. Tak hanya itu, sejumlah pelari dari komunitas lari lokal hingga nasional juga turut memeriahkan.

Kehadiran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Sumsel, termasuk Gubernur H. Herman Deru, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Yanuar Adil, dan Ketua DPRD Sumsel, menambah khidmat acara. Mereka bersama Kapolda Sumsel menyapa ribuan peserta Sumsel Bhayangkara Run dengan hangat. Gubernur Herman Deru memberikan apresiasi tinggi kepada Polda Sumsel atas terselenggaranya acara ini. “Ini adalah contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan kepolisian dalam membangun kesehatan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan, seperti penampilan marching band dari Kepolisian, atraksi seni tradisional, serta pembagian door prize menarik. Panitia menyediakan puluhan hadiah, mulai dari sepeda, televisi, hingga smartphone, yang diundi di akhir acara. Selain itu, terdapat bazar UMKM yang menjajakan produk khas Sumsel, sehingga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku usaha kecil.

Baca juga:

Ketua Panitia Sumsel Bhayangkara Run, AKBP Andi Wijaya, menyampaikan bahwa target awal pendaftaran sebanyak 5.000 peserta berhasil dilampaui. “Kami sangat bersyukur respons masyarakat luar biasa. Ini membuktikan bahwa olahraga lari semakin diminati dan bisa menjadi sarana mempererat persatuan,” jelasnya.

Acara berlangsung lancar berkat pengamanan ketat dari personel Polda Sumsel dan bantuan TNI, Satpol PP, serta relawan. Tidak ada insiden berarti selama kegiatan. Para peserta mengaku puas dengan penyelenggaraan yang rapi dan meriah.

Salah satu peserta, Rina (32), warga Palembang, mengaku senang bisa ikut serta. “Saya ikut kategori 5K. Suasananya sangat meriah, apalagi ada Kapolda dan Pak Gubernur yang menyapa langsung. Ini pengalaman pertama saya ikut lari bersama polisi, sangat seru,” ungkapnya.

Baca juga:

Sumsel Bhayangkara Run 2026 sukses digelar dan diharapkan menjadi agenda rutin tahunan. Dengan semangat kebersamaan tersebut, sinergitas antara Polda Sumsel, Forkopimda, dan masyarakat semakin kokoh. Acara ini juga menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam membangun kedekatan institusi kepolisian dengan publik melalui event olahraga.

Kesimpulan, Sumsel Bhayangkara Run tidak hanya menjadi ajang lari massal, tetapi juga simbol persatuan antara aparat keamanan dan masyarakat. Keberhasilan acara ini membuktikan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan sosial dan kebersamaan. Diharapkan kegiatan serupa terus digelar di masa mendatang untuk menjaga harmoni dan kesehatan masyarakat.

Related Post