Pria di Banyuasin Hilang Diduga Diterkam Buaya saat Perbaiki Perahu, Tim SAR Dikerahkan

By

Admin

7 Juli 2026, 05:52 WIB

Pria di Banyuasin Hilang Diduga Diterkam Buaya saat Perbaiki Perahu, Tim SAR Dikerahkan
Pria di Banyuasin Hilang Diduga Diterkam Buaya saat Perbaiki Perahu, Tim SAR Dikerahkan

STNK.CO.ID – 07 Juli 2026 | Seorang pria bernama Hendra (35) warga Bandung dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya saat memperbaiki perahu di Sungai Banyuasin, Sumatera Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi pada Senin pagi (17/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban bersama rekannya sedang memperbaiki perahu yang rusak di tepi sungai ketika tiba-tiba seekor buaya muncul dan menyeret Hendra ke dalam air. Rekan korban yang panik segera berteriak meminta tolong, namun buaya sudah membawa Hendra tenggelam. Polda Sumsel bersama tim SAR gabungan langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan pencarian. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antara manusia dan buaya di wilayah perairan Sumatera Selatan. Buaya sering kali muncul ke permukaan saat musim kemarau atau ketika sumber makanan mereka menyusut. Warga setempat diimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di sekitar sungai atau rawa yang dikenal sebagai habitat buaya. Pencarian korban melibatkan tim dari Polres Banyuasin, Basarnas, dan relawan setempat. Mereka menyisir sungai menggunakan perahu karet dan alat deteksi bawah air. Kondisi arus sungai yang cukup deras dan visibilitas rendah menjadi kendala utama dalam pencarian. Kapolres Banyuasin, AKBP Andi, menyatakan bahwa tim akan terus melakukan upaya maksimal hingga korban ditemukan. “Kami berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat, namun kami juga siap menghadapi kemungkinan terburuk,” ujarnya.

Baca juga:

Kejadian ini menjadi sorotan publik dan mengingatkan akan pentingnya keselamatan saat bekerja di perairan. Pria di Banyuasin hilang diduga diterkam buaya saat perbaiki perahu ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat agar selalu berhati-hati. Para nelayan dan pekerja sungai disarankan untuk tidak sendirian saat beraktivitas dan selalu membawa alat keamanan seperti peluit atau senter. Pemerintah daerah setempat berencana memasang rambu peringatan di titik-titik rawan serangan buaya. Sementara itu, keluarga korban berharap pencarian segera membuahkan hasil. Mereka telah melaporkan kejadian ini ke Polsek setempat dan meminta bantuan doa dari masyarakat luas.

Baca juga:

Proses pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan ini melibatkan penyelaman dan penelusuran sungai menggunakan perahu. Mereka juga menggunakan drone untuk memantau permukaan air dari udara. Namun, hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Kondisi cuaca yang cerah sedikit membantu proses pencarian, namun keberadaan buaya yang mungkin masih di sekitar lokasi menjadi ancaman tersendiri bagi tim. Pria di Banyuasin hilang diduga diterkam buaya saat perbaiki perahu ini menjadi peringatan agar pemerintah lebih serius dalam menangani konflik manusia dan satwa liar. Masyarakat berharap ada tindakan preventif seperti relokasi buaya ke habitat yang lebih aman. Tim SAR akan terus berupaya selama 7 hari ke depan, jika belum ditemukan, pencarian akan dievaluasi.

Baca juga:

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan saat beraktivitas di perairan yang rawan buaya. Pria di Banyuasin hilang diduga diterkam buaya saat perbaiki perahu ini menjadi tragedi yang memilukan dan semoga menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan agar pencarian korban dapat berjalan lancar. Semoga korban segera ditemukan dan keluarga diberikan ketabahan.

Author Image

Author

Admin

Related Post