Daftar Isi
STNK.CO.ID – 24 Juli 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung turun tangan meninjau lokasi ambruknya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang terjadi sejak akhir tahun 2024 lalu. Dalam kunjungannya, Pramono Anung bentuk tim investigasi robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 untuk mengusut tuntas penyebab insiden tersebut dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.
Tinjauan Langsung Gubernur ke Lokasi Bencana
Pramono Anung tiba di lokasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 pada pagi hari dan disambut oleh para guru, orang tua murid, serta perwakilan dinas terkait. Bangunan sekolah yang sebagian besar ambruk tersebut telah mengundang perhatian publik karena berdampak pada aktivitas belajar-mengajar sekitar 300 siswa. Gubernur menyempatkan diri berkeliling area reruntuhan dan mendengarkan penjelasan dari petugas teknis.
“Saya ingin memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan kami akan melakukan investigasi menyeluruh,” ujar Pramono dalam keterangannya kepada media.
Pembentukan Tim Investigasi
Langkah cepat diambil dengan membentuk tim investigasi yang terdiri dari dinas pendidikan, dinas cipta karya dan tata ruang, serta konsultan struktur bangunan. Tim ini bertugas mengidentifikasi penyebab robohnya gedung, mengevaluasi kondisi bangunan lain yang serupa, dan memberikan rekomendasi perbaikan. Pramono Anung bentuk tim investigasi robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 sebagai bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk mengutamakan keselamatan masyarakat.
Kronologi Kejadian
Dampak Terhadap Pendidikan
Akibat peristiwa ini, proses belajar-mengajar terpaksa dialihkan ke sekolah terdekat dengan sistem shifting. Para orang tua murid menyampaikan kekhawatiran mereka terhadap kualitas pendidikan dan keselamatan anak-anak. Pramono menjanjikan relokasi sementara yang memadai dan percepatan pembangunan gedung baru.
Respons Pemerintah dan Langkah Selanjutnya
Pemerintah DKI Jakarta telah mengalokasikan dana darurat untuk perbaikan infrastruktur pendidikan. Tim investigasi akan bekerja dalam waktu 30 hari untuk menyusun laporan lengkap. Hasil investigasi akan dipublikasikan secara transparan sebagai bahan evaluasi. Pramono Anung menegaskan bahwa tim investigasi robohnya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 akan bekerja independen dan profesional.
“Kami tidak akan menutup-nutupi kesalahan. Jika ada pihak yang lalai, akan dikenakan sanksi sesuai hukum,” tegas Pramono.
Harapan Masyarakat
Masyarakat sekitar berharap agar investigasi berjalan cepat dan menghasilkan perbaikan nyata. Mereka mengapresiasi langkah Gubernur yang langsung turun ke lapangan. Namun, mereka juga mengingatkan agar peristiwa serupa tidak terjadi di sekolah lain yang kondisinya memprihatinkan.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan bangunan publik, khususnya sekolah yang digunakan oleh anak-anak. Peningkatan anggaran perawatan dan pengawasan teknis menjadi poin utama yang akan menjadi fokus tim bentukan Pramono Anung.
Dengan terbentuknya tim investigasi, diharapkan proses audit terhadap seluruh bangunan sekolah di Jakarta akan dipercepat, sehingga keselamatan siswa dan guru dapat lebih terjamin.




