Mensos Gus Ipul Saksikan Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri

By

Reshawnda Morgance

17 Juli 2026, 16:51 WIB

Mensos Gus Ipul Saksikan Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri
Mensos Gus Ipul Saksikan Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri

STNK.CO.ID – 17 Juli 2026 | Di Depan Mensos Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri dalam sebuah acara yang digelar di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (23/3/2023). Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, hadir langsung untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut. Orang tua siswa Sekolah Rakyat Pasuruan secara bersama-sama mengucapkan ikrar untuk mandiri dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Baca juga:

Acara yang berlangsung di halaman Sekolah Rakyat Pasuruan ini dihadiri oleh puluhan orang tua siswa, tenaga pengajar, serta perangkat desa setempat. Dalam sambutannya, Gus Ipul menyampaikan apresiasi atas komitmen para orang tua untuk lepas dari jerat kemiskinan. “Ikrar ini bukan sekadar ucapan, tetapi tekad untuk berubah. Pemerintah akan terus mendampingi, namun yang utama adalah kemauan dari dalam diri sendiri,” ujar Gus Ipul di depan para peserta.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif Kementerian Sosial untuk memberikan pendidikan dan pemberdayaan kepada masyarakat miskin dan rentan. Di Pasuruan, sekolah ini telah berjalan selama satu tahun dan menunjukkan hasil positif. Para orang tua siswa tidak hanya mendapatkan akses pendidikan untuk anak-anak mereka, tetapi juga pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha.

Ikrar Mandiri: Langkah Menuju Kemandirian

Ikrar yang diucapkan oleh orang tua siswa tersebut berisi janji untuk menghentikan ketergantungan pada bansos, mulai aktif mencari penghasilan sendiri, dan menyekolahkan anak-anak hingga jenjang yang lebih tinggi. Mereka juga berkomitmen untuk memanfaatkan setiap peluang yang diberikan oleh program Sekolah Rakyat.

Baca juga:

Salah satu orang tua siswa, Siti (35), mengaku terharu dan bersemangat setelah mengikuti acara tersebut. “Saya tidak ingin anak saya terus hidup dalam kemiskinan. Dengan ikrar ini, saya bertekad untuk bekerja keras dan tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Di Depan Mensos Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri menjadi simbol perubahan paradigma dari sekadar penerima bantuan menjadi pelaku perubahan. Gus Ipul menegaskan bahwa program pemberdayaan akan terus diperkuat agar masyarakat benar-benar mampu berdiri di kaki sendiri.

Dukungan Pemerintah untuk Kemandirian

Kementerian Sosial, melalui program Sekolah Rakyat, tidak hanya memberikan pendidikan formal tetapi juga pelatihan vokasional dan akses permodalan. Para orang tua siswa diajari cara mengelola usaha kecil, mulai dari budidaya tanaman hingga produksi kerajinan tangan. Selain itu, mereka juga mendapatkan pendampingan dari tenaga ahli selama enam bulan.

Baca juga:

Gus Ipul berharap ikrar ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain. “Kami ingin program ini direplikasi di seluruh Indonesia. Bukan hanya soal bansos, tetapi bagaimana menciptakan masyarakat yang mandiri dan produktif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan modal usaha kepada 20 orang tua siswa yang telah menyelesaikan pelatihan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan untuk memulai usaha mandiri.

Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara orang tua siswa, pihak sekolah, dan Kementerian Sosial. Di Depan Mensos Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri menandai awal baru bagi mereka untuk meninggalkan zona nyaman bansos dan meraih masa depan yang lebih baik.

Related Post