STNK.CO.ID – 19 Juli 2026 | Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit menjadi salah satu anekdot paling menarik di dunia sepak bola. Kejadian ini melibatkan Luis de la Fuente, yang kini menukangi timnas Spanyol, dan superstar Argentina, Lionel Messi. Dalam sebuah wawancara, de la Fuente mengungkapkan pengalaman pahitnya saat masih melatih tim yunior Spanyol.
Awal Mula Kisah
Luis de la Fuente, sebelum menjadi pelatih timnas senior, pernah menangani tim U-19 dan U-21 Spanyol. Saat itu, ia bertemu dengan Lionel Messi yang masih muda namun sudah menunjukkan bakat luar biasa. De la Fuente mengaku sempat mencoba taktik man-marking atau penjagaan ketat satu lawan satu untuk menghentikan pergerakan Messi. Namun, rencana itu justru berakhir dengan bencana.
Dalam pertandingan persahabatan antara tim yunior Spanyol dan Argentina, de la Fuente memerintahkan pemainnya untuk terus menempel Messi. Hasilnya, Messi tidak bisa dihentikan. Ia mencetak empat gol hanya dalam waktu 15 menit, membuat Spanyol kebobolan dengan cepat. Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit ini kemudian menjadi pelajaran berharga bagi de la Fuente.
Pelajaran dari Messi
De la Fuente mengakui bahwa taktik man-marking terhadap pemain sekelas Messi adalah kesalahan besar. Ia mengatakan, ‘Messi adalah pemain yang tidak bisa dijaga satu lawan satu. Jika kamu mencoba menempelnya, dia akan memanfaatkan celah dan mencetak gol.’ Pengalaman ini membuatnya sadar bahwa pendekatan yang lebih kolektif diperlukan untuk menghadapi pemain bintang.
Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit ini juga menjadi topik hangat jelang Piala Dunia 2022. De la Fuente, yang saat itu masih menjadi pelatih tim yunior, kemudian menerapkan taktik yang berbeda saat menghadapi tim-tim kuat. Ia lebih mengandalkan penguasaan bola dan pressing tim, bukan penjagaan individu.
Reaksi Publik
Cerita ini viral di media sosial setelah diungkap dalam sebuah wawancara. Banyak netizen yang tertawa mendengar kegagalan de la Fuente, namun juga mengakui kehebatan Messi. ‘Bayangkan, mencoba mematikan Messi dengan man-marking saja sudah gila,’ tulis seorang pengguna Twitter. Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit menjadi bukti bahwa bahkan pelatih terbaik pun bisa belajar dari pengalaman.
Dampak pada Karier De la Fuente
Meski pengalaman itu memalukan, de la Fuente tidak patah semangat. Ia terus mengasah kemampuannya sebagai pelatih dan akhirnya dipercaya menangani timnas senior Spanyol. Kini, ia bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 dengan skuad yang lebih matang. Pelajaran dari Messi membuatnya lebih bijak dalam menyusun strategi.
Dalam sebuah sesi tanya jawab, de la Fuente ditanya apakah ia akan menggunakan man-marking lagi. Ia menjawab sambil tertawa, ‘Tidak akan, saya sudah belajar dari Messi. Taktik itu hanya akan membuat kita kebobolan empat gol dalam 15 menit.’ Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit ini menjadi pengingat bahwa fleksibilitas taktik sangat penting dalam sepak bola.
Kesimpulan
Pengalaman Luis de la Fuente bersama Messi menjadi cerita yang menghibur sekaligus mendidik. Kisah lucu pelatih Spanyol pernah coba matikan Messi malah kebobolan 4 gol dalam 15 menit menunjukkan bahwa tidak ada taktik yang sempurna, terutama saat menghadapi pemain luar biasa. Semoga artikel ini memberikan wawasan dan hiburan bagi para pembaca.




