Haul Pangeran Diponegoro: Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan

By

Whitney Riany

21 Juli 2026, 00:51 WIB

Haul Pangeran Diponegoro: Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan
Haul Pangeran Diponegoro: Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan

STNK.CO.ID – 21 Juli 2026 | Dalam rangka memperingati Haul Pangeran Diponegoro, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono mengajak seluruh masyarakat untuk meneladani semangat kepahlawanan yang ditunjukkan oleh Pangeran Diponegoro. Ajakan ini disampaikan dalam acara haul yang digelar di Makam Pangeran Diponegoro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (10/3/2025). Acara tersebut dihadiri oleh ribuan peziarah dari berbagai daerah, termasuk keluarga besar keturunan Pangeran Diponegoro, tokoh masyarakat, dan pejabat pemerintah.

Baca juga:

Semangat Pangeran Diponegoro untuk Generasi Muda

Wamensos menekankan bahwa semangat perjuangan Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajahan kolonial Belanda pada abad ke-19 masih sangat relevan dengan tantangan bangsa saat ini. “Pangeran Diponegoro adalah simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Beliau tidak hanya berjuang dengan senjata, tetapi juga dengan strategi dan kebijaksanaan. Saat ini, kita menghadapi berbagai tantangan seperti kemiskinan, kesenjangan sosial, dan ancaman disintegrasi bangsa. Semangat beliau harus kita teladani,” ujar Agus Jabo Priyono dalam sambutannya.

Acara Haul Pangeran Diponegoro tahun ini mengusung tema “Meneladani Perjuangan Pangeran Diponegoro untuk Indonesia yang Lebih Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian”. Tema ini diharapkan mampu mengingatkan generasi muda akan pentingnya nasionalisme dan cinta tanah air.

Riwayat Singkat Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro, yang memiliki nama asli Bendara Raden Mas Antawirya, lahir pada 11 November 1785 di Yogyakarta. Ia adalah putra sulung Sultan Hamengkubuwono III. Perjuangannya melawan Belanda dimulai pada tahun 1825 dan berlangsung selama lima tahun hingga ia ditangkap pada 1830 melalui tipu daya. Perang Diponegoro atau Perang Jawa menjadi salah satu pertempuran terbesar yang pernah dihadapi Belanda di Nusantara. Meskipun akhirnya kalah, semangat perlawanannya menjadi inspirasi bagi pergerakan nasional Indonesia.

Baca juga:

Makna Haul bagi Masyarakat

Haul Pangeran Diponegoro bukan sekadar peringatan tahunan, melainkan momentum untuk merenungkan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan. Wamensos mengajak warga untuk tidak hanya datang berziarah, tetapi juga mengimplementasikan semangat kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari. “Meneladani pahlawan bukan hanya dengan mengenang, tetapi dengan berkontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Misalnya, dengan disiplin, kerja keras, dan gotong royong,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Wamensos juga menyerahkan bantuan sosial kepada keluarga kurang mampu yang hadir, sebagai bentuk konkret dari semangat kepedulian sosial yang diajarkan oleh para pahlawan.

  1. Mengadakan diskusi tentang perjuangan Pangeran Diponegoro di sekolah-sekolah.
  2. Menanamkan nilai-nilai kejujuran dan keberanian dalam kehidupan sehari-hari.
  3. Mengikuti kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Peringatan Haul Pangeran Diponegoro Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan diharapkan dapat membangkitkan kembali rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda. Wamensos juga mengingatkan bahwa semangat juang Pangeran Diponegoro tidak boleh pudar oleh zaman. “Kita harus terus menjaga persatuan dan kesatuan, sebagaimana yang diperjuangkan oleh Pangeran Diponegoro,” tegasnya.

Baca juga:

Acara haul berlangsung khidmat dengan doa bersama dan pembacaan sejarah perjuangan Pangeran Diponegoro. Para peziarah tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Banyak dari mereka mengaku terinspirasi untuk lebih giat belajar dan berprestasi demi kemajuan Indonesia.

Harapan ke Depan

Dengan adanya pesan dari Haul Pangeran Diponegoro Wamensos Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan, diharapkan masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda, dapat terus menghidupkan nilai-nilai kepahlawanan. Semangat pantang menyerah, rela berkorban, dan cinta tanah air harus menjadi pedoman dalam menghadapi era globalisasi yang penuh persaingan.

Pada akhirnya, Haul Pangeran Diponegoro bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun masa depan yang lebih baik. Wamensos mengajak semua elemen bangsa untuk bersatu, bergotong royong, dan menjadikan semangat Pangeran Diponegoro sebagai inspirasi untuk mewujudkan Indonesia yang sejahtera dan berdaulat.

Author Image

Related Post