Deretan Peristiwa Lalu Lintas di Sulawesi: dari Edukasi Safety Riding hingga Insiden di Jalan

By

Alexandreina Rozmonda

4 Juli 2026, 07:22 WIB

Deretan Peristiwa Lalu Lintas di Sulawesi: dari Edukasi Safety Riding hingga Insiden di Jalan
Deretan Peristiwa Lalu Lintas di Sulawesi: dari Edukasi Safety Riding hingga Insiden di Jalan

STNK.CO.ID – 04 Juli 2026 | Berita lalu lintas Sulawesi kali ini menyajikan rangkaian peristiwa yang mencerminkan dinamika keselamatan berkendara di wilayah tersebut. Mulai dari upaya preventif melalui edukasi safety riding bagi mahasiswa, pilihan transportasi umum yang aman, hingga insiden kekerasan di jalan yang menjadi pelajaran berharga. Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Baca juga:

Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Generasi Muda

Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) terus menggencarkan kampanye keselamatan berkendara melalui program Cari Aman. Pada Jumat, 3 Juli 2026, sekitar 40 mahasiswa Jurusan Bahasa Mandarin Universitas Bosowa (Unibos) Makassar mendapatkan pembekalan teknik berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Instruktur safety riding wanita pertama Asmo Sulsel, Restu Wahdini, menyampaikan materi tentang pentingnya perlengkapan berkendara seperti helm, safety check kendaraan, serta etika berlalu lintas.

Kota Makassar menempati peringkat pertama jumlah kecelakaan lalu lintas tertinggi di Sulawesi Selatan hingga April 2026. Data Jasa Raharja mencatat sebanyak 1.508 kejadian tersebar di enam kecamatan rawan, yaitu Panakkukang, Biringkanaya, Tamalanrea, Tamalate, Rappocini, dan Manggala. Melalui edukasi ini, Asmo Sulsel berharap generasi muda dapat menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.

Rute dan Tarif Bus Makassar–Parepare

Bagi masyarakat yang akan bepergian dari Makassar ke Parepare, tersedia beberapa pilihan bus dengan tarif mulai Rp136 ribu hingga Rp300 ribu. Perjalanan sejauh sekitar 150 kilometer ini memakan waktu 3–5 jam tergantung kondisi lalu lintas. Salah satu operator, PO Borlindo, melayani perjalanan malam kelas eksekutif dengan tarif Rp150 ribu. Neo Trans juga menawarkan tarif serupa dengan keberangkatan pukul 19.30 WITA. Alternatif lain adalah menggunakan Kereta Api Trans Sulawesi yang terintegrasi dengan transportasi darat menuju Parepare.

Keberadaan transportasi umum yang aman dan terjangkau menjadi salah satu solusi mengurangi kepadatan lalu lintas di Sulawesi. Masyarakat diimbau memilih moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan dan selalu memprioritaskan keselamatan.

Baca juga:

Fenomena Kekerasan di Jalan: Pelajaran dari Tebet

Meski peristiwa ini terjadi di Jakarta, namun menjadi cermin bagi pengendara di Sulawesi. Di kawasan Lampu Merah Persojo, Tebet, Jakarta Selatan, senggolan antara motor Honda Scoopy dan Kawasaki Ninja ZX25R berujung adu mulut dan saling pukul. Pengendara Ninja yang diduga memukul korban hingga melarikan diri setelah disepakati untuk menyelesaikan masalah di Polsek Tebet. Kapolsek Tebet AKP Ischak menyatakan pihaknya masih menyelidiki identitas pelaku.

Insiden ini mengingatkan pentingnya pengendalian emosi saat berkendara. Di Sulawesi, kasus serupa juga kerap terjadi. Polisi mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan segera melapor jika mengalami masalah di jalan.

Ancaman di Alur Sungai: Kapal Mangkrak di Pati

Di Sungai Silugonggo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, sebanyak 26 kapal mangkrak ditemukan oleh Tim Terpadu Maritim Juwana pada 3 Juli 2026. Kapal-kapal tersebut menghambat lalu lintas sungai dan mengganggu aktivitas nelayan. Kasat Polairud Polresta Pati, Kompol Hendrik Irawan, mengatakan pendataan dilakukan untuk penanganan sesuai aturan. Meskipun berlokasi di Jawa Tengah, kondisi ini relevan dengan Sulawesi yang memiliki banyak sungai dan pelabuhan serupa.

Keberadaan kapal mangkrak tidak hanya mengganggu navigasi tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan. Pemerintah daerah di Sulawesi diharapkan melakukan inventarisasi dan penertiban kapal-kapal yang tidak layak beroperasi.

Baca juga:

Peran Polisi dalam Keselamatan Lalu Lintas

Dalam berita lalu lintas Sulawesi, peran kepolisian sangat vital. Salah satu contoh adalah insiden pengendara sepeda motor yang menabrak polisi saat razia lalu lintas hingga tersungkur. Tindakan nekat seperti ini menunjukkan masih rendahnya kesadaran hukum pengendara. Polisi terus melakukan razia dan sosialisasi untuk menekan angka pelanggaran.

Selain itu, Polsek Tebet menunjukkan respons cepat dalam menangani kasus kekerasan di jalan. Koordinasi dengan korban dan pengumpulan bukti menjadi langkah awal penegakan hukum. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan bekerjasama dengan petugas.

Berita lalu lintas Sulawesi ini menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Edukasi, penegakan hukum, dan kesadaran individu harus berjalan beriringan. Dengan demikian, angka kecelakaan dan pelanggaran dapat ditekan, sehingga jalan raya menjadi lebih aman bagi semua pengguna.

Related Post