Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026: Sekda Jabar Tekankan Pembentukan Karakter dari Kebiasaan Sederhana

By

Audris Nakeesha

21 Juli 2026, 16:52 WIB

Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026: Sekda Jabar Tekankan Pembentukan Karakter dari Kebiasaan Sederhana
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026: Sekda Jabar Tekankan Pembentukan Karakter dari Kebiasaan Sederhana

STNK.CO.ID – 21 Juli 2026 | Bandung – Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026 Sekda Karakter Hebat Dibangun dari Kebiasaan Sederhana di Rumah menjadi momentum penting dalam dunia pendidikan Jawa Barat. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa kegiatan Aksi Ekologi bukan sekadar penutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri Pancawaluya, melainkan awal pembentukan karakter yang harus terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:

Menanamkan Kesadaran Lingkungan Sejak Dini

Kegiatan yang digelar pada Senin (16/7/2026) ini diikuti oleh seluruh siswa baru SMA Negeri Pancawaluya. Dalam sambutannya, Herman Suryatman menyampaikan bahwa karakter hebat tidak dibangun secara instan, melainkan melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana yang dilakukan di rumah. “Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026 menjadi simbol bahwa pendidikan karakter tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” ujar Herman.

Para siswa diajak untuk melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah, menanam pohon, dan memilah sampah. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap alam sejak dini. “Kami ingin siswa tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.

Kebiasaan Sederhana yang Membentuk Karakter

Herman menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti merapikan tempat tidur, mencuci piring sendiri, atau membantu orang tua di dapur dapat membentuk disiplin dan tanggung jawab. “Jangan remehkan hal-hal kecil. Dari kebiasaan sederhana itulah karakter hebat terbangun,” tegasnya. Menurutnya, orang tua juga memiliki peran penting dalam membiasakan anak-anak melakukan kegiatan positif di rumah.

Baca juga:

Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026 mendapat respons positif dari para guru dan orang tua. Salah satu orang tua siswa, Rina, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. “Ini mengingatkan kami bahwa pendidikan karakter dimulai dari rumah. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Membangun Generasi yang Berkarakter dan Peduli Lingkungan

Sekda Jabar berharap nilai-nilai yang ditanamkan dalam Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026 dapat diinternalisasi oleh para siswa. “Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter kuat dan cinta lingkungan,” ungkap Herman. Ia menambahkan bahwa pemerintah provinsi akan terus mendukung kegiatan serupa di sekolah-sekolah lain.

Kegiatan ditutup dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Herman Suryatman bersama perwakilan siswa. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan menjadi simbol pertumbuhan karakter siswa yang semakin kokoh seiring waktu.

Baca juga:

Dengan adanya Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, diharapkan semakin banyak sekolah yang mengintegrasikan pendidikan lingkungan dalam kurikulum mereka. Karakter hebat yang dibangun dari kebiasaan sederhana di rumah akan menjadi fondasi bagi terciptanya generasi penerus bangsa yang unggul dan berwawasan lingkungan.

Related Post