STNK.CO.ID – 18 Juli 2026 | Kapal Nurul Salsa Tenggelam di Selayar 1 Penumpang Meninggal 25 Hilang menjadi peristiwa yang mengguncang masyarakat Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal Motor (KM) Nurul Salsa yang membawa puluhan penumpang dilaporkan tenggelam pada Selasa (25/2/2025) di perairan sekitar Selayar. Kecelakaan laut ini menyebabkan satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 25 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan belum ditemukan.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun, KM Nurul Salsa berangkat dari Pelabuhan Pamatata menuju Pelabuhan Bira dengan membawa sekitar 40 penumpang dan awak kapal. Sekitar pukul 10.00 WITA, kapal mengalami cuaca buruk dan gelombang tinggi di perairan Selayar. Akibatnya, kapal oleng dan akhirnya tenggelam. Sejumlah penumpang berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan jaket pelampung dan perahu karet, namun sebagian lainnya belum ditemukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan relawan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Hingga saat ini, 1 korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 25 orang masih dalam daftar pencarian. Operasi SAR masih terus dilakukan dengan melibatkan kapal patroli dan helikopter untuk menjangkau area pencarian yang luas.
Dampak dan Respons Pemerintah
Kepala Basarnas Makassar, Ahmad Junaidi, menyatakan bahwa pencarian difokuskan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal dan perairan sekitarnya. “Kami mengerahkan segala sumber daya untuk menemukan korban yang hilang. Cuaca yang masih buruk menjadi tantangan utama, namun kami optimis dapat menemukan mereka,” ujarnya.
Kapal Nurul Salsa Tenggelam di Selayar 1 Penumpang Meninggal 25 Hilang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Bupati Selayar, Muh. Basli, menyampaikan duka cita dan memastikan bahwa seluruh korban akan mendapatkan penanganan medis dan dukungan psikologis. “Kami berduka atas musibah ini. Kami akan melakukan evaluasi keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Profil Kapal Nurul Salsa
KM Nurul Salsa merupakan kapal motor kayu yang biasa melayani rute antarpulau di Sulawesi Selatan. Kapal ini memiliki kapasitas sekitar 50 penumpang dan sering digunakan oleh warga setempat untuk transportasi. Kapal tersebut telah memiliki izin berlayar, namun penyebab pasti tenggelamnya masih dalam penyelidikan oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi).
Kecelakaan ini menimbulkan keprihatinan banyak pihak, terutama terkait standar keselamatan kapal tradisional. Masyarakat berharap agar otoritas terkait lebih ketat dalam melakukan pengawasan terhadap kelayakan kapal dan kondisi cuaca sebelum pelayaran.
Pencarian Korban
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap 25 orang yang hilang. Area pencarian telah diperluas hingga radius 10 mil laut dari titik tenggelam. Tim juga menggunakan alat deteksi bawah air untuk mencari kemungkinan adanya korban yang terjebak di dalam kapal. Kapal Nurul Salsa Tenggelam di Selayar 1 Penumpang Meninggal 25 Hilang menjadi peristiwa yang menyedot perhatian nasional, dengan berbagai media meliput perkembangan terkini.
Keluarga korban berdatangan ke posko SAR yang didirikan di Pelabuhan Pamatata. Mereka menantikan kabar baik dari proses pencarian. Pemerintah daerah setempat telah menyediakan tempat penampungan dan pelayanan informasi bagi keluarga korban.
Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan pelayaran, terutama di perairan yang rawan gelombang tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi peringatan cuaca dan memastikan kapal dalam kondisi layak layar sebelum berangkat. Kapal Nurul Salsa Tenggelam di Selayar 1 Penumpang Meninggal 25 Hilang adalah tragedi yang harus menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih waspada.




