Daftar Isi
STNK.CO.ID – 17 Juli 2026 | Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi mengajak para insan pers untuk berpartisipasi dalam Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) 2026. Ajakan ini disampaikan dalam sebuah acara yang dihadiri oleh puluhan jurnalis dan pemangku kepentingan di Jakarta. Rano Karno Ajak Insan Pers Ikuti Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin MHT 2026 sebagai bentuk penghargaan terhadap karya jurnalistik berkualitas yang menginspirasi dan membangun kesadaran publik.
Latar Belakang Anugerah Jurnalistik MHT
Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin (MHT) merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan untuk memperingati jasa tokoh pergerakan nasional, Mohammad Hoesni Thamrin, yang dikenal gigih memperjuangkan hak-hak rakyat melalui jalur pers dan politik. Penghargaan ini bertujuan untuk mendorong insan pers menghasilkan karya yang tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki dampak sosial yang positif. Pada tahun 2026, ajang ini kembali digelar dengan tema “Pers Berkualitas, Masyarakat Berdaya”.
Dukungan Bank Jakarta
Dalam sambutannya, Rano Karno mengapresiasi dukungan penuh dari Bank Jakarta yang turut serta menyukseskan penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik MHT 2026. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dan insan pers sangat penting untuk menciptakan ekosistem jurnalistik yang sehat dan berintegritas. “Bank Jakarta telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung dunia jurnalistik di Indonesia. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan menginspirasi institusi lain,” ujar Rano Karno dalam keterangannya.
Mengapa Insan Pers Harus Ikut?
Rano Karno menekankan bahwa partisipasi dalam ajang ini bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kemajuan bangsa. Dengan mengikuti Anugerah Jurnalistik MHT 2026, para jurnalis memiliki kesempatan untuk menunjukkan dedikasi mereka dalam menyajikan berita yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Selain itu, ajang ini juga menjadi ajang networking dan peningkatan kapasitas profesional melalui berbagai sesi diskusi dan workshop yang diselenggarakan bersamaan.
Mendorong Jurnalisme Berkualitas
Visi dari Anugerah Jurnalistik MHT 2026 adalah untuk mendorong jurnalisme berkualitas yang mampu menjadi pilar demokrasi. Rano Karno berharap melalui ajang ini, para jurnalis dapat terus mengasah kemampuan dan menjaga independensi dalam memberitakan isu-isu strategis. “Jurnalisme bukan sekadar profesi, melainkan panggilan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya mengajak seluruh insan pers untuk berpartisipasi aktif dalam Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin MHT 2026,” tegasnya.
Kategori dan Prosedur Pendaftaran
Anugerah Jurnalistik MHT 2026 mencakup beberapa kategori, antara lain:
- Karya Jurnalistik Cetak
- Karya Jurnalistik Elektronik (Radio dan Televisi)
- Karya Jurnalistik Online
- Fotografi Jurnalistik
Pendaftaran dibuka mulai Januari hingga Maret 2026. Karya yang masuk akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, praktisi media, dan tokoh pers senior. Pemenang akan diumumkan pada acara puncak yang rencananya digelar pada April 2026. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui portal resmi penyelenggara.
Harapan untuk Dunia Pers
Rano Karno berharap Anugerah Jurnalistik MHT 2026 dapat menjadi momentum bagi insan pers untuk terus berkarya dengan penuh integritas. Di tengah derasnya arus informasi dan hoaks, peran jurnalis profesional semakin krusial. Dengan berpartisipasi dalam ajang ini, para jurnalis tidak hanya mendapatkan pengakuan, tetapi juga turut serta memperkuat ekosistem media nasional.
Melalui ajakan ini, Rano Karno optimistis bahwa animo insan pers terhadap Anugerah Jurnalistik MHT 2026 akan tinggi. Ia mengingatkan bahwa kualitas karya jurnalistik adalah cerminan kualitas demokrasi suatu bangsa. Oleh karena itu, setiap jurnalis memiliki tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kompetensi dan menjaga etika jurnalistik. Rano Karno Ajak Insan Pers Ikuti Anugerah Jurnalistik Mohammad Hoesni Thamrin MHT 2026 sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masa depan jurnalisme Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, diharapkan ajang ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pengembangan diri yang berkelanjutan. Semoga semakin banyak karya jurnalistik bermutu yang lahir dari tanah air dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.




