Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Kecemasan Anak Saat Memasuki Sekolah Baru

By

Rosmana Kaileena Kaileena

15 Juli 2026, 11:51 WIB

Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Kecemasan Anak Saat Memasuki Sekolah Baru
Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Kecemasan Anak Saat Memasuki Sekolah Baru

Pentingnya Memahami Kecemasan Anak di Sekolah Baru

STNK.CO.ID – 15 Juli 2026 | Memasuki lingkungan sekolah baru merupakan fase penting dalam kehidupan anak, namun tidak jarang menimbulkan kecemasan. Psikolog Vera Itabiliana mengungkapkan bahwa orang tua perlu kenali tanda kecemasan anak saat masuk sekolah baru menurut psikolog agar dapat memberikan dukungan yang tepat. Kecemasan ini wajar, namun jika tidak ditangani dapat berdampak pada perkembangan sosial dan akademik anak.

Baca juga:

Tanda-Tanda Fisik yang Sering Muncul

Perubahan Perilaku yang Perlu Diwaspadai

Selain keluhan fisik, perubahan perilaku juga menjadi indikator penting. Anak yang cemas mungkin menjadi lebih rewel, mudah marah, atau menarik diri dari interaksi sosial. Mereka bisa saja menangis saat diantar ke sekolah, enggan berpisah dari orang tua, atau mengungkapkan kekhawatiran berlebihan tentang pelajaran atau teman baru. Beberapa anak juga menunjukkan regresi, seperti mengompol atau kembali ke kebiasaan yang sudah ditinggalkan.

Tips Mendampingi Anak Mengatasi Kecemasan

Psikolog Vera menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Orang tua disarankan untuk mendengarkan kekhawatiran anak tanpa menghakimi, serta memberikan rasa aman dengan rutinitas yang konsisten. Mengunjungi sekolah sebelum hari pertama, bertemu guru, dan bermain di area sekolah dapat membantu anak merasa lebih familiar. Selain itu, jangan membandingkan anak dengan kakak atau teman, dan berikan pujian atas keberaniannya mencoba hal baru.

Kapan Perlu Bantuan Profesional?

Jika kecemasan anak berlangsung lebih dari beberapa minggu, mengganggu aktivitas sehari-hari, atau disertai gejala fisik yang parah, sebaiknya konsultasikan dengan psikolog anak. Intervensi dini dapat mencegah gangguan kecemasan berkembang lebih lanjut. Dengan kenali tanda kecemasan anak saat masuk sekolah baru menurut psikolog, orang tua dapat menjadi pendamping yang lebih efektif.

Memahami bahwa setiap anak memiliki kecepatan adaptasi yang berbeda adalah kunci. Jangan terburu-buru memaksa anak untuk langsung nyaman. Beri waktu dan ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaannya. Dengan dukungan yang tepat, masa transisi ini akan menjadi pengalaman positif yang membangun kemandirian dan ketahanan mental anak.

Kesimpulan

Kecemasan saat masuk sekolah baru adalah hal yang lumrah, namun orang tua harus jeli terhadap tanda-tandanya. Dengan kenali tanda kecemasan anak saat masuk sekolah baru menurut psikolog, orang tua dapat mengambil langkah preventif dan suportif. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika diperlukan, karena kesehatan mental anak sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Semoga artikel ini membantu orang tua dalam mendampingi si kecil menghadapi tantangan baru di sekolah.

Related Post