Daftar Isi
STNK.CO.ID – 22 Juli 2026 | Tim Panahan Indonesia Kirim 10 Atlet ke Asian Games 2026 menjadi langkah strategis PP Perpani dalam mencetak prestasi gemilang di ajang multi-event terbesar Asia. Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) secara resmi mengumumkan persiapan untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan mengirimkan 10 atlet dan 4 pelatih. Keputusan ini diambil setelah evaluasi mendalam terhadap performa atlet pada Asian Games Hangzhou 2022, di mana kontingen panahan Indonesia belum berhasil meraih medali. Dengan persiapan yang lebih matang, target yang dicanangkan adalah meraih prestasi lebih baik dari edisi sebelumnya.
Strategi dan Target PP Perpani
Ketua Umum PP Perpani, dalam konferensi pers di Jakarta, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang. Tim Panahan Indonesia Kirim 10 Atlet ke Asian Games 2026 tidak hanya sekadar angka, melainkan representasi dari seleksi ketat yang telah dilakukan di berbagai kejuaraan nasional dan internasional. Para atlet yang terpilih berasal dari berbagai daerah dengan kemampuan teknis dan mental yang teruji.
Pelatihan intensif akan dimulai segera setelah pengumuman ini, dengan fokus pada peningkatan akurasi, konsistensi, dan daya tahan fisik. Empat pelatih yang ditunjuk memiliki pengalaman luas, termasuk beberapa yang pernah membawa atlet Indonesia meraih medali di SEA Games dan Kejuaraan Asia.
Daftar Atlet dan Pelatih
Berikut adalah nama-nama atlet dan pelatih yang akan dibawa ke Asian Games 2026:
- Riau Ega Agata (nomor recurve putra)
- Diananda Choirunisa (nomor recurve putri)
- Alvis Gani (nomor compound putra)
- Nurul Amalina (nomor compound putri)
- Muhammad Hanif (nomor recurve putra)
- Titik Kusumawardani (nomor recurve putri)
- Hendra Kurniawan (nomor compound putra)
- Rona Sari (nomor compound putri)
- Eka Prasetya (nomor recurve putra)
- Irma Lestari (nomor recurve putri)
Pelatih yang mendampingi adalah:
- Purwanto (pelatih recurve)
- M. Faisal (pelatih compound)
- Dewi Wulandari (pelatih mental)
- Rahmat Hidayat (pelatih fisik)
Evaluasi dari Asian Games Hangzhou
Pada Asian Games Hangzhou 2022 (yang baru digelar tahun 2023), tim panahan Indonesia gagal meraih medali setelah kalah tipis di babak perempat final nomor recurve beregu putra dan putri. Hal ini menjadi cambuk bagi PP Perpani untuk meningkatkan kualitas atlet. Tim Panahan Indonesia Kirim 10 Atlet ke Asian Games 2026 diharapkan dapat memperbaiki catatan tersebut dengan persiapan yang lebih panjang dan terprogram.
Fokus utama adalah pada teknik memanah, manajemen tekanan, dan adaptasi terhadap cuaca di Jepang. Selain itu, uji coba melawan atlet top Asia seperti Korea Selatan, Taiwan, dan China menjadi agenda rutin dalam rangkaian pemusatan latihan.
Program Pemusatan Latihan
PP Perpani telah menyusun jadwal pemusatan latihan di tiga lokasi utama: Cibubur, Solo, dan Yogyakarta. Setiap lokasi memiliki fasilitas lapangan dengan spesifikasi yang menyerupai venue Asian Games. Atlet akan menjalani latihan selama enam hari dalam seminggu dengan durasi delapan jam per hari, termasuk sesi penguatan mental dan simulasi pertandingan.
Evaluasi berkala akan dilakukan setiap bulan untuk mengukur perkembangan atlet. Tim Panahan Indonesia Kirim 10 Atlet ke Asian Games 2026 dengan komposisi yang seimbang antara pengalaman dan regenerasi. Diharapkan, kombinasi ini mampu menghasilkan prestasi optimal.
Harapan dan Dukungan Publik
Menteri Pemuda dan Olahraga memberikan apresiasi terhadap inisiatif PP Perpani dan menegaskan bahwa pemerintah akan mendukung penuh melalui anggaran dan fasilitas. Publik pun menaruh harapan besar agar cabang olahraga panahan dapat menyumbang medali di Asian Games mendatang. Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, Tim Panahan Indonesia Kirim 10 Atlet ke Asian Games 2026 bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata menuju kejayaan olahraga Indonesia di kancah Asia.




