Perpanjang Paspor Kini Lebih Mudah: Imigrasi Hadirkan Layanan Jemput Bola di CFD hingga Pulau Terdepan

By

zarifah Goldy

21 Juli 2026, 01:08 WIB

Perpanjang Paspor Kini Lebih Mudah: Imigrasi Hadirkan Layanan Jemput Bola di CFD hingga Pulau Terdepan
Perpanjang Paspor Kini Lebih Mudah: Imigrasi Hadirkan Layanan Jemput Bola di CFD hingga Pulau Terdepan

STNK.CO.ID – 21 Juli 2026 | Kabar gembira bagi masyarakat yang ingin melakukan perpanjang paspor. Direktorat Jenderal Imigrasi terus berinovasi dengan menghadirkan layanan jemput bola di berbagai lokasi, mulai dari Car Free Day (CFD) di kota-kota besar hingga pulau-pulau terdepan Indonesia. Program ini memungkinkan warga mengurus dokumen perjalanan tanpa harus datang ke kantor imigrasi pada hari kerja, sehingga tidak perlu cuti atau meninggalkan aktivitas sehari-hari. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Imigrasi untuk memberikan pelayanan yang mudah, cepat, dan merata bagi seluruh masyarakat.

Baca juga:

Program PASPORIA Membuka Akses di Akhir Pekan

Salah satu program unggulan adalah Paspor Minggu Ceria (PASPORIA), yang digelar di kawasan CFD pada hari Minggu. Di Sidrap, Sulawesi Selatan, Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Sulsel bersama Kantor Imigrasi Kelas II TPI Parepare menghadirkan PASPORIA di Jalan La Numang, Pangkajene, pada 19 Juli 2026. Layanan dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan disambut antusias warga yang ingin memperpanjang paspor atau membuat paspor baru. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sulsel, Friece Sumolang, meninjau langsung kesiapan lokasi dan menekankan pentingnya pelayanan yang ramah serta profesional.

Tidak hanya di Sidrap, PASPORIA juga hadir di Jakarta. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat membuka layanan di area CFD Sudirman-Thamrin pada hari yang sama. Sebanyak 100 kuota permohonan paspor disediakan, dengan 90 kuota melalui pendaftaran online via aplikasi M-Paspor dan 10 kuota khusus untuk kelompok rentan seperti lansia, disabilitas, ibu hamil, dan balita. Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Rakha Sukma Purnama, menjelaskan bahwa program ini menjawab kebutuhan warga urban yang sibuk pada hari kerja.

Masyarakat Antusias Manfaatkan Layanan di CFD Jakarta

Di Banda Aceh, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sabang juga menggelar PASPORIA di CFD Banda Aceh pada Minggu, 19 Juli 2026. Petugas melayani 20 permohonan paspor, termasuk untuk perpanjang paspor, dan memberikan edukasi tentang prosedur pembuatan serta penggunaan aplikasi M-Paspor. Kepala Kantor Imigrasi Sabang, Muchsin Miralza, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keimigrasian, terutama bagi yang memiliki keterbatasan waktu.

Baca juga:

Imigrasi Ranai Jemput Bola ke Pulau Terdepan

Tak hanya di perkotaan, layanan perpanjang paspor juga menjangkau wilayah terpencil. Kantor Imigrasi Kelas II TPI Ranai, Kabupaten Natuna, meluncurkan program Ipratop (Imigrasi Ranai Proses Pelayanan Antar Pulau) untuk melayani warga di Pulau Serasan, salah satu pulau terdepan Indonesia. Pada 20–22 Juli 2026, petugas membuka layanan di Kecamatan Serasan dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB. Kepala Seksi Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian, Rommy M. Mandang, menyatakan bahwa program ini merupakan respons terhadap kondisi geografis Natuna yang terdiri dari gugusan pulau. Dengan Ipratop, masyarakat tidak perlu melakukan perjalanan jauh ke kantor imigrasi di Ranai.

Pelayanan di Rumah Sakit untuk Pasien

Inovasi lain hadir melalui program Pelayanan Imigrasi Peka Terasa (IES) di Banda Aceh. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh mendatangi langsung pemohon yang memiliki keterbatasan mobilitas. Pada Rabu, 15 Juli 2026, petugas mendatangi ruang rawat inap RSUD dr. Zainoel Abidin untuk melayani seorang pasien yang membutuhkan paspor secara mendesak guna pengobatan ke luar negeri. Seluruh proses biometrik dilakukan di kamar pasien. Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian, T Ferdian Hadi Mulya, mengatakan bahwa program ini bertujuan membantu masyarakat yang sedang sakit atau tidak bisa datang ke kantor.

Dampak dan Harapan ke Depan

Berbagai program jemput bola ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Dengan adanya layanan di CFD, pulau terdepan, hingga rumah sakit, proses perpanjang paspor menjadi lebih efisien dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Direktorat Jenderal Imigrasi berharap inovasi ini dapat terus diperluas ke daerah-daerah lain, sehingga seluruh warga Indonesia, di mana pun berada, dapat mengakses layanan keimigrasian dengan mudah. Ke depan, penggunaan aplikasi M-Paspor akan semakin dioptimalkan untuk memudahkan pendaftaran dan mengurangi antrean.

Baca juga:

Kemudahan perpanjang paspor ini sejalan dengan semangat “Imigrasi untuk Rakyat” yang mengedepankan pelayanan prima tanpa diskriminasi. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan-layanan tersebut dan selalu mempersiapkan persyaratan administrasi yang diperlukan. Dengan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan tidak ada lagi hambatan geografis maupun waktu dalam mengurus dokumen perjalanan.

Author Image

Related Post