Daftar Isi
STNK.CO.ID – 04 Juli 2026 | Berita Lalu Lintas Bandung hari ini menyoroti sejumlah persiapan infrastruktur menjelang reaktivasi Bandara Husein Sastranegara yang ditargetkan beroperasi pada 17 September 2026. Pemerintah Kota Bandung mulai melakukan perbaikan jalan, drainase, dan penataan lalu lintas di jalur menuju bandara. Selain itu, layanan SIM Keliling kembali beroperasi untuk memudahkan warga memperpanjang surat izin mengemudi. Sementara di wilayah sekitar, kondisi trotoar dan lampu lalu lintas di beberapa kota menjadi perhatian.
Pemkot Bandung Perbaiki Infrastruktur Menuju Bandara Husein
Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Muhammad Farhan. Pekerjaan meliputi pengaspalan jalan, normalisasi drainase, pemangkasan pohon, pembuatan marka jalan, hingga penataan penerangan di sepanjang jalur dari Gapura Pajajaran hingga area parkir bandara. Lokasi ini menjadi akses utama bagi pengguna jasa penerbangan.
Rizki menjelaskan bahwa DSDABM fokus pada perbaikan minor jalan dan pembersihan sedimentasi saluran drainase untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. Pekerjaan ini dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan DPKP. Langkah ini diharapkan meningkatkan kelancaran dan keamanan lalu lintas di sekitar bandara.
Layanan SIM Keliling Bandung 3 Juli 2026
Untuk memenuhi kebutuhan pengendara, kepolisian menyediakan layanan SIM Keliling di BPR KS, Jalan Leuwi Panjang No. 149, Bandung, pada Jumat, 3 Juli 2026. Layanan ini hanya melayani perpanjangan SIM A, bukan SIM B. Pemohon dapat menggunakan e-KTP dari seluruh Indonesia. Perpanjangan SIM di lokasi ini sangat membantu warga yang sibuk.
Perlu diingat, masa berlaku SIM adalah lima tahun sejak penerbitan. Jika terlambat satu hari saja, pemohon harus mengikuti proses penerbitan baru di Satpas. Ketentuan ini berdasarkan Peraturan Kapolri nomor 5 tahun 2021 dan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009.
Kondisi Trotoar dan Lampu Lalu Lintas di Wilayah Sekitar
Meski Bandung fokus pada persiapan, di kota tetangga seperti Tasikmalaya, fasilitas lalu lintas justru terbengkalai. Sebuah lubang raksasa di trotoar Jalan Empang, dekat Pasar Mambo, telah dibiarkan sejak Oktober 2025. Lubang sedalam satu meter dan lebar tiga meter ini mengancam keselamatan pejalan kaki. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya, Hery Nugraha, mengatakan perbaikan terkendala anggaran sekitar Rp400 juta.
Selain itu, lampu lalu lintas di Simpang Empat Masjid Agung Tasikmalaya mati, menyebabkan arus kendaraan terganggu. Kondisi ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan infrastruktur lalu lintas di seluruh Jawa Barat.
Dampak Reaktivasi Bandara terhadap Lalu Lintas Bandung
Reaktivasi Bandara Husein diharapkan mendorong sektor pariwisata dan ekonomi Bandung. Namun, peningkatan mobilitas juga berpotensi menambah kepadatan lalu lintas di sekitar bandara. Pemkot Bandung mengantisipasi dengan perbaikan infrastruktur dan koordinasi dengan Angkasa Pura. Warga diimbau mematuhi rambu lalu lintas dan memanfaatkan layanan SIM Keliling untuk kelengkapan administrasi berkendara.
Berita Lalu Lintas Bandung ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyambut operasional bandara. Dengan perbaikan jalan dan layanan publik, diharapkan mobilitas warga semakin lancar dan aman.




