Daftar Isi
STNK.CO.ID – 23 Juli 2026 | PDAM Bangka Siap Suplai Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Bangka memastikan ketersediaan air bersih tetap terjaga meskipun musim kemarau tahun ini diprediksi lebih ekstrem dibandingkan tahun sebelumnya. Langkah antisipasi telah dilakukan guna menjamin kebutuhan air bersih masyarakat, terutama di wilayah yang rentan kekeringan.
Kesiapan Sumber Air Baku
Perumda Bangka mengelola dua sumber air baku utama yang saat ini dalam kondisi aman. Kedua sumber tersebut memiliki kapasitas yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan air bersih selama periode kemarau. Direktur Perumda Bangka, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa stok air baku masih melimpah dan terus dipantau secara berkala.
"Kami melakukan evaluasi rutin terhadap debit air di kedua sumber. Hasilnya, air baku masih cukup untuk melayani pelanggan selama musim kemarau ini," ujar Ahmad Fauzi dalam keterangan resmi, Senin (14/4/2025).
Antisipasi Kekeringan Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memperingatkan bahwa musim kemarau 2025 akan lebih kering dibandingkan tahun lalu. Fenomena El Nino lemah hingga moderat diperkirakan masih memengaruhi pola cuaca di Indonesia, termasuk di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Menghadapi kondisi tersebut, PDAM Bangka sudah menyiapkan beberapa langkah strategis, antara lain:
- Optimalisasi sistem distribusi untuk mengurangi kebocoran air.
- Penambahan tangki air bersih mobile untuk menjangkau daerah terpencil.
- Kerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk pendistribusian air darurat.
- Sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan air secara bijak.
Dampak Kekeringan terhadap Masyarakat
Beberapa kecamatan di Kabupaten Bangka, seperti Sungai Liat, Pemali, dan Merawang, sering mengalami krisis air bersih saat kemarau. Warga di wilayah tersebut sangat bergantung pada pasokan air dari PDAM. Jika pasokan terganggu, mereka terpaksa membeli air dari penjual swasta dengan harga yang lebih mahal.
Dengan adanya jaminan dari PDAM Bangka, diharapkan warga tidak perlu khawatir akan kekurangan air. Perumda juga membuka posko pengaduan 24 jam untuk melaporkan jika terjadi gangguan distribusi.
Langkah Selanjutnya
PDAM Bangka berencana menambah kapasitas produksi air bersih melalui pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) baru di tahun depan. Saat ini, kapasitas produksi mencapai 200 liter per detik, sedangkan kebutuhan pelanggan terus meningkat sekitar 5% setiap tahun.
Selain itu, Perumda juga menggandeng perusahaan daerah lainnya untuk melakukan konservasi sumber air baku, seperti penghijauan di kawasan resapan dan larangan penambangan liar di sekitar sumber air.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menggunakan air secara hemat. PDAM Bangka berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, bahkan di tengah tantangan cuaca ekstrem sekalipun. PDAM Bangka Siap Suplai Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan air bersih.
Ke depannya, Perumda akan terus berinovasi agar distribusi air bersih dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, PDAM, dan warga, diharapkan dampak kekeringan dapat diminimalkan. PDAM Bangka Siap Suplai Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan merupakan langkah nyata dalam menghadapi perubahan iklim yang semakin tidak menentu.




