Patroli Dharma Dewata: Imigrasi Ajak Warga Lokal Laporkan WNA yang Ganggu atau Langgar Hukum

By

Whitney Riany

17 Juli 2026, 04:51 WIB

Patroli Dharma Dewata: Imigrasi Ajak Warga Lokal Laporkan WNA yang Ganggu atau Langgar Hukum
Patroli Dharma Dewata: Imigrasi Ajak Warga Lokal Laporkan WNA yang Ganggu atau Langgar Hukum

STNK.CO.ID – 17 Juli 2026 | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui Divisi Keimigrasian terus menggencarkan Patroli Dharma Dewata sebagai upaya pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) yang berada di wilayah Provinsi Bali. Dalam kegiatan terbaru, Kanwil Imigrasi Bali mengajak warga lokal untuk turut serta melaporkan keberadaan WNA yang dianggap mengganggu ketertiban atau melanggar hukum. Langkah ini diambil untuk memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah pariwisata tersebut.

Baca juga:

Menggandeng Masyarakat dalam Pengawasan WNA

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Imigrasi Bali, Tjokorda Bagus, menyatakan bahwa Patroli Dharma Dewata tidak hanya dilakukan oleh petugas imigrasi, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat. “Kami mengajak warga lokal untuk menjadi mata dan telinga kami di lapangan. Jika ada WNA yang bertindak mengganggu atau melanggar hukum, segera laporkan melalui aplikasi atau saluran resmi yang telah disediakan,” ujarnya dalam konferensi pers di Denpasar, Selasa (13/8/2024).

Program Patroli Dharma Dewata sendiri telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan berhasil menindak 342 WNA yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran tersebut meliputi penyalahgunaan izin tinggal, bekerja tanpa izin, serta tindakan kriminal lainnya. Dengan melibatkan warga lokal, diharapkan pengawasan dapat lebih optimal dan pelanggaran dapat diminimalkan.

Edukasi Penggunaan Aplikasi Pelaporan

Dalam kesempatan yang sama, pihak imigrasi juga melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai cara menggunakan aplikasi pelaporan yang telah disediakan. Aplikasi ini memungkinkan warga untuk melaporkan secara langsung jika menemukan WNA yang mencurigakan atau melanggar aturan. “Kami ingin memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi. Cukup dengan smartphone, mereka bisa melaporkan melalui aplikasi yang terintegrasi dengan pusat data imigrasi,” jelas Tjokorda.

Aplikasi tersebut dirancang agar mudah digunakan, bahkan oleh masyarakat awam. Setelah laporan diterima, petugas imigrasi akan melakukan verifikasi dan penindakan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Langkah ini diharapkan dapat menekan jumlah WNA yang menyalahi aturan di Bali.

Dampak Positif bagi Pariwisata dan Keamanan

Partisipasi warga lokal dalam Patroli Dharma Dewata Imigrasi Ajak Warga Lokal Laporkan WNA Ganggu-Langgar Hukum dinilai dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Bali sebagai destinasi wisata utama Indonesia seringkali menjadi incaran WNA yang ingin tinggal atau bekerja secara ilegal. Dengan pengawasan yang ketat, citra Bali sebagai destinasi yang aman dan tertib dapat terjaga.

Selain itu, keterlibatan masyarakat juga memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. “Warga lokal adalah pihak yang paling tahu aktivitas di lingkungannya. Ketika mereka ikut mengawasi, kami bisa lebih cepat bertindak,” tambah Tjokorda.

Baca juga:

Beberapa warga yang telah menggunakan aplikasi pelaporan mengaku puas dengan respons cepat dari petugas. “Saya pernah melaporkan WNA yang sering membuat keributan di malam hari. Tidak sampai seminggu, petugas datang dan menindaklanjuti,” ujar Made, warga Kuta.

Langkah ke Depan

Ke depannya, Imigrasi Bali berencana untuk memperluas sosialisasi Patroli Dharma Dewata hingga ke desa-desa dan kawasan wisata lainnya. Mereka juga akan bekerja sama dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk memastikan informasi ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat. “Kami tidak akan berhenti pada sosialisasi saja. Kami akan terus melakukan patroli rutin dan evaluasi agar program ini berjalan efektif,” tegas Tjokorda.

Warga lokal diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan WNA yang diduga melanggar hukum. Semua laporan akan dijamin kerahasiaannya oleh petugas. Dengan sinergi antara masyarakat dan aparat, diharapkan Bali tetap menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua.

Kesimpulan

Patroli Dharma Dewata merupakan salah satu program unggulan Imigrasi Bali dalam mengawasi WNA. Dengan mengajak warga lokal untuk melaporkan WNA yang mengganggu atau melanggar hukum, pengawasan menjadi lebih menyeluruh. Hingga saat ini, 342 WNA telah ditindak, dan edukasi penggunaan aplikasi pelaporan terus dilakukan. Partisipasi aktif masyarakat sangat diharapkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Pulau Dewata.

Author Image

Related Post