Pameran Dekranas Makassar: UMKM Malut Pamerkan Bacan Doko Rp 38 Juta dan Karya Unggulan Lainnya

By

Whitney Riany

10 Juli 2026, 21:51 WIB

Pameran Dekranas Makassar: UMKM Malut Pamerkan Bacan Doko Rp 38 Juta dan Karya Unggulan Lainnya
Pameran Dekranas Makassar: UMKM Malut Pamerkan Bacan Doko Rp 38 Juta dan Karya Unggulan Lainnya

STNK.CO.ID – 10 Juli 2026 | Pameran Dekranas dalam rangka HUT ke-46 di Makassar menjadi ajang promosi bagi UMKM dari berbagai daerah, termasuk Maluku Utara. Salah satu produk yang mencuri perhatian adalah Bacan Doko dengan harga Rp 38 juta. UMKM Malut Mejeng di Pameran Dekranas Makassar Ada Bacan Doko Rp 38 Juta menjadi sorotan utama dalam gelaran tersebut.

Baca juga:

Produk Unggulan UMKM Malut

UMKM asal Maluku Utara menampilkan berbagai produk kerajinan khas daerah, seperti batik Malut dan perhiasan dari batu bacan. Batu bacan yang dikenal dengan keindahan warnanya menjadi salah satu daya tarik utama. Bacan Doko, yang merupakan jenis batu bacan berkualitas tinggi, dipamerkan dengan harga Rp 38 juta per buah. Selain itu, ada juga kain tenun dan aksesori tradisional lainnya yang dijual dengan harga bervariasi.

Dukungan Dekranas dan Pemerintah

Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) secara rutin menggelar pameran untuk mendukung UMKM dan kerajinan lokal. HUT ke-46 kali ini di Makassar dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk pejabat daerah dan pengrajin. Mereka menyatakan apresiasi terhadap partisipasi UMKM Malut yang dinilai mampu meningkatkan citra produk daerah di kancah nasional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, saat diwawancarai, mengungkapkan bahwa keikutsertaan dalam pameran Dekranas merupakan peluang besar untuk memperkenalkan potensi daerah. “Kami berharap produk-produk Malut semakin dikenal dan diminati oleh pasar nasional maupun internasional,” ujarnya.

Baca juga:

Antusiasme Pengunjung

Para pengunjung pameran tampak antusias melihat langsung produk-produk UMKM Malut. Beberapa pengunjung mengaku tertarik dengan keunikan batik Malut yang memiliki motif khas berbeda dengan batik dari daerah lain. Tidak sedikit pula yang bertanya-tanya tentang batu bacan, terutama Bacan Doko yang harganya fantastis. Seorang pengunjung asal Makassar mengatakan, “Saya baru tahu kalau batu bacan dari Malut bisa seindah ini. Harganya memang mahal, tapi kualitasnya sebanding.”

Pameran yang berlangsung selama beberapa hari ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti demo pembuatan kerajinan dan fashion show batik. UMKM Malut Mejeng di Pameran Dekranas Makassar Ada Bacan Doko Rp 38 Juta menjadi topik hangat di kalangan pengunjung yang penasaran dengan produk eksklusif tersebut.

Potensi Ekonomi Daerah

Partisipasi UMKM Malut dalam pameran ini diharapkan dapat mendongkrak perekonomian daerah. Produk-produk seperti batik, tenun, dan batu bacan memiliki nilai jual tinggi jika dikelola dengan baik. Dengan adanya pameran seperti Dekranas, para pengrajin mendapatkan kesempatan untuk menjalin jaringan dengan pembeli potensial, termasuk eksportir dan kolektor.

Baca juga:

Kedepannya, pemerintah daerah berencana untuk lebih sering mengikutsertakan UMKM dalam event serupa. Selain itu, pelatihan dan pendampingan bagi pengrajin juga akan ditingkatkan agar kualitas produk semakin baik dan mampu bersaing di pasar global. UMKM Malut Mejeng di Pameran Dekranas Makassar Ada Bacan Doko Rp 38 Juta menjadi bukti bahwa produk lokal bisa memiliki daya tarik yang luar biasa.

Pameran Dekranas di Makassar tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga wadah untuk mempererat persatuan melalui keragaman budaya. Produk-produk UMKM dari seluruh Indonesia, termasuk Maluku Utara, menunjukkan kekayaan kreativitas bangsa yang patut dibanggakan. Semoga ke depannya semakin banyak produk unggulan daerah yang go nasional dan internasional.

Author Image

Related Post