Daftar Isi
STNK.CO.ID – 21 Juli 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa harga BBM nonsubsidi berpeluang turun jika hal ini terjadi, yaitu apabila harga minyak mentah dunia terus melemah. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, menanggapi tren penurunan harga minyak global beberapa pekan terakhir.
Mekanisme Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi
Pemerintah secara berkala mengevaluasi harga BBM nonsubsidi berdasarkan formula yang memperhitungkan harga minyak mentah internasional (ICP), nilai tukar rupiah, serta biaya distribusi. Jika harga minyak dunia turun signifikan, maka harga BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex berpotensi mengalami penyesuaian ke bawah. Bahlil menegaskan bahwa penurunan harga akan dilakukan secara bertahap dan transparan.
Kondisi Harga Minyak Dunia Terkini
Harga minyak mentah Brent saat ini berada di kisaran USD 72 per barel, turun dari puncak USD 85 per barel pada awal tahun. Analis memprediksi tren penurunan masih berlanjut akibat melambatnya permintaan global dan peningkatan pasokan dari negara-negara OPEC+. Jika tekanan ini berlanjut, harga BBM nonsubsidi berpeluang turun jika hal ini terjadi dalam waktu dekat.
Dampak bagi Konsumen
Penurunan harga BBM nonsubsidi akan meringankan beban masyarakat, terutama pengguna kendaraan pribadi dan sektor transportasi. Sebagai contoh, harga Pertamax yang saat ini Rp 12.950 per liter dapat turun hingga Rp 12.500 atau lebih. Namun, pemerintah tetap menjaga stabilitas pasokan dan tidak serta-merta menurunkan harga tanpa kajian mendalam.
Bahlil juga mengingatkan bahwa kebijakan ini tidak berdampak pada BBM bersubsidi seperti Solar dan Pertalite, yang harganya sudah ditetapkan pemerintah. Dengan demikian, harga BBM nonsubsidi berpeluang turun jika hal ini terjadi hanya menyentuh segmen non-subsidi.
Reaksi Pelaku Industri
Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas Bumi (APMGB) menyambut baik sinyal penurunan harga. Direktur Eksekutif APMGB, Andi Pramono, menilai langkah ini akan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi. Namun, ia mengingatkan bahwa efisiensi di sektor hilir juga diperlukan agar penurunan harga dapat dirasakan optimal.
Kesimpulan
Dengan masih berlanjutnya pelemahan harga minyak dunia, peluang penurunan harga BBM nonsubsidi semakin terbuka. Masyarakat diharapkan menunggu pengumuman resmi dari pemerintah dalam beberapa pekan ke depan. Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan global dan mengambil keputusan yang tepat bagi kepentingan rakyat.




