Mbappe Soroti Kelemahan Taktik Deschamps Usai Prancis Tumbang oleh Spanyol

By

Alexandreina Rozmonda

15 Juli 2026, 08:50 WIB

Mbappe Soroti Kelemahan Taktik Deschamps Usai Prancis Tumbang oleh Spanyol
Mbappe Soroti Kelemahan Taktik Deschamps Usai Prancis Tumbang oleh Spanyol

Kekecewaan Mbappe Terhadap Strategi Timnas Prancis

STNK.CO.ID – 15 Juli 2026 | Kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, secara terbuka mengkritik strategi yang diterapkan oleh pelatih Didier Deschamps setelah Les Bleus dikalahkan 0-2 oleh Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Pernyataan ini menjadi sorotan utama karena merupakan pertama kalinya Mbappe secara blak-blakan mempertanyakan keputusan taktik pelatihnya. Dalam wawancara usai pertandingan, Mbappe menyatakan bahwa pendekatan yang terlalu defensif justru membuat Prancis kehilangan identitas permainan menyerang mereka. Kritik ini langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar dan analis sepak bola.

Baca juga:

Analisis Pertandingan: Spanyol Unggul Taktik

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Spanyol berlangsung sengit. Spanyol tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 65% dan menciptakan lebih banyak peluang. Gol pertama Spanyol tercipta melalui tendangan jarak jauh yang spektakuler, sementara gol kedua lahir dari serangan balik cepat yang memanfaatkan kelemahan lini belakang Prancis. Deschamps sendiri mengakui bahwa performa timnya jauh di bawah standar, namun ia membela strateginya dengan mengatakan bahwa menghadapi Spanyol yang kuat memerlukan pendekatan hati-hati.

Namun, kritik Mbappe terhadap strategi Deschamps usai ditekuk Spanyol menegaskan bahwa ada perbedaan pandangan antara pemain dan pelatih. Mbappe menekankan bahwa Prancis harus berani bermain lebih ofensif jika ingin bersaing di level tertinggi. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa pemain-pemain muda Prancis, termasuk dirinya, siap mengambil peran lebih besar dalam menentukan taktik tim. Hal ini memunculkan spekulasi tentang masa depan Deschamps sebagai pelatih timnas.

Dampak Kritik Mbappe terhadap Timnas Prancis

Kritik terbuka Mbappe ini berpotensi mempengaruhi dinamika ruang ganti Prancis. Sebagai kapten, Mbappe memiliki pengaruh besar terhadap rekan setimnya. Beberapa pemain senior seperti Antoine Griezmann dan Olivier Giroud dikabarkan mendukung pendapat Mbappe, meskipun mereka enggan berkomentar di depan publik. Sementara itu, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) belum memberikan pernyataan resmi terkait kritik ini.

Baca juga:

Pertandingan ini juga menjadi sorotan karena merupakan kekalahan perdana Prancis di Piala Dunia 2026 setelah sebelumnya tampil impresif di babak grup dan perempat final. Kylian Mbappe yang menjadi andalan tim hanya mampu melepaskan dua tembakan tepat sasaran sepanjang laga, yang menunjukkan bahwa sistem permainan Deschamps tidak maksimal dalam memanfaatkan potensi pemain bintangnya.

Reaksi Publik dan Media

Media Prancis, termasuk L’Equipe dan Le Figaro, ramai memberitakan kritik Mbappe terhadap Deschamps. Banyak analis yang menilai bahwa pernyataan Mbappe ini bisa menjadi titik balik bagi timnas Prancis. Sebagian mendukung Mbappe karena dianggap jujur, namun sebagian lain mengkritiknya karena dinilai tidak menghormati pelatih. Di media sosial, tagar MbappeKritikDeschamps menjadi trending di Prancis, menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap isu ini.

Sementara itu, pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, enggan berkomentar banyak tentang kritik Mbappe. Ia hanya mengatakan bahwa timnya bermain sesuai rencana dan berhasil mengeksekusi strategi dengan sempurna. Kemenangan ini membawa Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026, di mana mereka akan berhadapan dengan Brasil atau Jerman.

Baca juga:

Kesimpulan

Kritik Mbappe terhadap strategi Didier Deschamps usai dikalahkan Spanyol menjadi babak baru dalam perjalanan timnas Prancis. Meskipun kritik ini berpotensi menimbulkan ketegangan, namun jika dikelola dengan baik, bisa menjadi momentum evaluasi untuk meningkatkan performa tim. Prancis harus segera memperbaiki kelemahan taktik jika ingin kembali bersaing di turnamen besar mendatang. Sementara itu, Deschamps perlu membuktikan bahwa ia masih layak memimpin Les Bleus, atau mungkin saatnya bagi generasi baru untuk mengambil alih kendali.

Related Post