Daftar Isi
STNK.CO.ID – 24 Juli 2026 | Marak begal Kapolda Jabar persilakan warga hubungi polisi bila pulang malam menjadi perhatian publik setelah meningkatnya aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung. Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus, menyatakan bahwa masyarakat yang merasa tidak aman saat bepergian di malam hari dapat langsung menghubungi pihak kepolisian untuk meminta pengawalan.
Latar Belakang Maraknya Aksi Begal
Dalam beberapa pekan terakhir, aksi begal di Bandung dan sekitarnya mengalami peningkatan. Para pelaku kerap menyasar pengendara sepeda motor yang melintas di jalur sepi, terutama pada jam-jam rawan seperti malam hari. Salah satu korban yang viral adalah Adinda Religia, yang mengalami pengalaman traumatis saat dibegal. Kejadian tersebut mendorong masyarakat untuk meminta langkah antisipatif dari aparat.
Respons Kapolda Jabar
Menanggapi situasi tersebut, Irjen Pol. Akhmad Wiyagus mengeluarkan imbauan agar warga tidak ragu menghubungi polisi jika terpaksa pulang malam. “Kami persilakan warga yang merasa waswas untuk menghubungi kantor polisi terdekat atau call center 110. Petugas akan siap mengawal hingga ke tujuan,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (12/3). Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas.
Marak begal Kapolda Jabar persilakan warga hubungi polisi bila pulang malam juga diiringi dengan peningkatan patroli di titik-titik rawan. Polda Jabar telah menempatkan personel berseragam dan berpakaian preman di sejumlah lokasi strategis. Selain itu, tim khusus dibentuk untuk memburu para pelaku begal yang kerap beraksi secara berkelompok.
Reaksi dan Harapan Masyarakat
Langkah Kapolda disambut positif oleh warga Bandung. Banyak yang mengaku lebih tenang karena ada jaminan pengawalan. Namun, beberapa pihak juga mengingatkan agar polisi tidak hanya reaktif, melainkan juga melakukan tindakan pencegahan melalui pendidikan masyarakat dan peningkatan kesadaran. “Kami berharap keadaan ini segera kondusif sehingga tidak perlu lagi ada pengawalan,” ujar seorang warga.
Sementara itu, Marak begal Kapolda Jabar persilakan warga hubungi polisi bila pulang malam juga menjadi sorotan media. Imbauan tersebut dianggap sebagai solusi cepat di tengah kelangkaan petugas di lapangan. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada responsibilitas warga dan kesiapan personel.
Kesimpulan
Langkah Kapolda Jabar mempersilakan warga menghubungi polisi saat pulang malam merupakan respon yang tepat dalam menghadapi maraknya begal. Meski demikian, upaya jangka panjang tetap diperlukan untuk memberantas aksi kriminalitas di jalanan. Masyarakat diharapkan selalu waspada dan memanfaatkan fasilitas keamanan yang disediakan. Dengan kerja sama antara warga dan aparat, diharapkan situasi keamanan di Bandung dapat segera membaik.




