Lantik ALTI Jateng, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Penggerak Ekonomi Daerah

By

Audris Nakeesha

1 Juli 2026, 18:00 WIB

Lantik ALTI Jateng, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Penggerak Ekonomi Daerah
Lantik ALTI Jateng, Wamendagri Bima Dorong Trail Run Penggerak Ekonomi Daerah

STNK.CO.ID – 01 Juli 2026 | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi melantik jajaran pengurus Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Provinsi Jawa Tengah masa bakti 2025-2029 di Wisma Perdamaian, Semarang, pada Selasa (30/6/2026). Acara tersebut menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga trail run di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Dalam sambutannya, Bima Arya mendorong agar trail run tidak hanya dipandang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga sebagai sektor strategis yang mampu menggerakkan perekonomian daerah. Ia menegaskan bahwa lantik ALTI Jateng, Wamendagri Bima dorong trail run penggerak ekonomi daerah sebagai langkah konkret memanfaatkan tren positif olahraga ini.

Baca juga:

Bima Arya yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat ALTI menyoroti perkembangan pesat olahraga trail run dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, ALTI kini telah bertransformasi dari organisasi yang masih merintis menjadi cabang olahraga resmi di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Hal ini dibuktikan dengan bergabungnya ALTI sebagai cabor pada tahun 2026, sekaligus mempersiapkan diri untuk tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh jajaran pengurus dan dukungan pemerintah daerah.

Kepengurusan ALTI Jateng periode 2025-2029 diketuai oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sumarno. Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet trail run di tingkat provinsi sekaligus mendorong lahirnya event-event berkualitas yang berdampak positif bagi masyarakat. Bima Arya menekankan pentingnya peningkatan standar pembinaan, termasuk melalui sertifikasi pelatih, peningkatan keselamatan peserta, dan profesionalisme penyelenggaraan kompetisi. “Fenomena meningkatnya jumlah peserta dalam berbagai ajang trail run tidak boleh hanya menjadi tren sesaat. Penyelenggara harus memastikan kesiapan medis, pengamanan jalur, serta koordinasi yang baik agar setiap event berlangsung aman dan profesional,” ujarnya.

Dampak Ekonomi Trail Run

Bima Arya meyakini bahwa penyelenggaraan event trail run mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan merata. Kehadiran peserta dari berbagai daerah akan meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penginapan, rumah makan, hingga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Ia mendorong setiap kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk memiliki ajang trail run yang menjadi ciri khas daerah masing-masing. Dengan kekayaan bentang alam Jawa Tengah yang memiliki pegunungan, hutan, dan perkampungan tradisional, potensi pengembangan event trail run sangat besar.

Menurut data yang dihimpun, tren partisipasi trail run di Indonesia meningkat signifikan pascapandemi. Banyak komunitas lari bermunculan, dan event-event trail run seperti Ultra Trail sering diadakan di berbagai daerah. Hal ini menjadi peluang emas bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan destinasi wisata alam sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Bima Arya mencontohkan beberapa daerah di Jawa Barat dan Jawa Timur yang sudah sukses menggelar trail run dan berhasil menarik ribuan peserta dari luar daerah. “Kita punya potensi untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan di daerah masing-masing. Olahraga ini bukan hanya hobi, bukan hanya olahraga, tapi irisannya banyak. Pariwisata, UMKM, dan PAD bisa terdorong,” tegasnya.

Baca juga:

Selain itu, Bima Arya mengingatkan bahwa pengembangan trail run harus diimbangi dengan pembinaan atlet yang berjenjang. ALTI terus memperkuat sistem pembinaan atlet mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Dengan bergabungnya ALTI ke dalam KONI, maka pembinaan atlet trail run akan lebih terstruktur dan didukung anggaran negara. Persiapan menuju PON 2028 di NTB menjadi target utama. Atlet-atlet trail run Jateng diharapkan mampu bersaing dan meraih prestasi.

Komitmen Kepengurusan Baru

Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, yang kini menjabat Ketua Umum ALTI Jateng, menyatakan komitmennya untuk memajukan olahraga trail run di provinsi tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, KONI, dan komunitas lari. “Kami akan fokus pada pembinaan atlet, sertifikasi pelatih, dan penyelenggaraan event yang berkualitas. Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata untuk mengemas trail run sebagai paket wisata olahraga yang menarik,” ujarnya.

Sumarno juga mengapresiasi dukungan Wamendagri Bima Arya yang terus mendorong trail run sebagai motor penggerak ekonomi. Ia menambahkan bahwa Jawa Tengah memiliki banyak lokasi potensial untuk trail run, seperti kawasan Dieng, Gunung Merapi, Gunung Slamet, dan pegunungan di wilayah Banyumas, Solo, dan sekitarnya. Dengan infrastruktur yang terus diperbaiki, event trail run diharapkan dapat menjadi kalender wisata tahunan yang mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum KONI Jawa Tengah Budi Santoso serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Budi Santoso menyambut baik kepengurusan baru ALTI Jateng dan berharap olahraga trail run dapat segera menghasilkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Jawa Tengah dan Indonesia. “KONI Jateng siap mendukung penuh program ALTI, termasuk dalam hal pembinaan dan penyelenggaraan kejuaraan,” katanya.

Baca juga:

Harapan ke Depan

Wamendagri Bima Arya berharap kepengurusan ALTI Jateng yang baru dapat bekerja secara profesional dan inovatif. Ia mengingatkan kembali bahwa lantik ALTI Jateng, Wamendagri Bima dorong trail run penggerak ekonomi daerah harus terwujud nyata dalam bentuk event berkala yang melibatkan masyarakat luas. Dengan demikian, olahraga yang semula dianggap sebagai hobi bagi segelintir orang dapat menjadi industri yang memberikan manfaat ekonomi bagi banyak pihak.

Secara nasional, trail run juga menjadi salah satu olahraga yang diprioritaskan pemerintah karena potensinya dalam mempromosikan pariwisata dan meningkatkan aktivitas fisik masyarakat. Kementerian Dalam Negeri melalui Wamendagri terus mendorong daerah-daerah untuk mengadopsi konsep sport tourism, di mana event olahraga menjadi daya tarik wisata. Jawa Tengah diharapkan menjadi percontohan bagi provinsi lain dalam mengelola event trail run yang sukses dan berkelanjutan.

Dalam sambutan penutupnya, Bima Arya menyampaikan pesan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. “Selamat bertugas, selamat bekerja, selamat berjuang. Ini dunia yang sangat menantang dan menarik. Bukan hanya hobi, bukan hanya olahraga, tapi irisannya banyak. Kita punya potensi untuk memberikan kontribusi bagi kemajuan di daerah masing-masing,” pesannya. Dengan semangat tersebut, diharapkan trail run di Jawa Tengah benar-benar menjadi penggerak ekonomi daerah yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.

Related Post