STNK.CO.ID – 07 Juli 2026 | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V/Brawijaya secara resmi melepas Karnaval Budaya Bakti TNI untuk Negeri di Alun-Alun Bangkalan, Madura, pada akhir pekan lalu. Acara ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam melestarikan kekayaan budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Karnaval budaya yang digelar di pusat kota Bangkalan itu diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai elemen, mulai dari pelajar, seniman, komunitas budaya, hingga anggota TNI dan Polri. Mereka menampilkan beragam atraksi seni tradisional, seperti tari remo, reog, dan kesenian khas Madura lainnya. Tak ketinggalan, iringan gamelan dan kostum warna-warni menambah semarak suasana.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. “Karnaval ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah untuk mengingatkan kita akan nilai-nilai luhur yang diwariskan leluhur. Saya berharap generasi muda semakin cinta pada budaya sendiri,” ujarnya. Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya menyebutkan bahwa karnaval ini merupakan bagian dari program Bakti TNI untuk Negeri yang bertujuan mendekatkan institusi militer dengan rakyat.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari warga Bangkalan. Ribuan warga memadati pinggir jalan sepanjang rute karnaval untuk menyaksikan pertunjukan. Salah seorang warga, Syamsul Arifin, mengaku bangga dengan terselenggaranya acara ini. “Ini sangat menghibur dan mengedukasi. Anak-anak jadi tahu dan tertarik pada budaya sendiri,” katanya.
Gubernur Khofifah Bersama Pangdam V Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan juga diisi dengan pameran produk UMKM lokal. Hal ini memberikan dampak ekonomi positif bagi para pelaku usaha kecil di daerah tersebut. Berbagai kuliner khas Madura dan kerajinan tangan turut meramaikan pameran.
Ke depannya, Gubernur Khofifah Bersama Pangdam V Brawijaya Lepas Karnaval Budaya di Alun-Alun Bangkalan diharapkan menjadi agenda tahunan yang terus mendorong pariwisata dan kebudayaan di Pulau Madura. Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan TNI mampu menghasilkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kesimpulannya, karnaval budaya ini bukan hanya perayaan seni, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan cinta tanah air. Dengan partisipasi lintas sektor, tradisi lokal tetap lestari dan menjadi daya tarik wisata yang potensial.




