Ijtima Ulama PKB Serahkan Rekomendasi Strategis ke Presiden Prabowo: Fokus pada Kedaulatan dan Ketahanan Pangan

By

zarifah Goldy

24 Juli 2026, 00:51 WIB

Ijtima Ulama PKB Serahkan Rekomendasi Strategis ke Presiden Prabowo: Fokus pada Kedaulatan dan Ketahanan Pangan
Ijtima Ulama PKB Serahkan Rekomendasi Strategis ke Presiden Prabowo: Fokus pada Kedaulatan dan Ketahanan Pangan

STNK.CO.ID – 24 Juli 2026 | Ijtima Ulama PKB Sampaikan Rekomendasi ke Prabowo Ini Isinya—sebuah momentum penting dalam hubungan antara ulama dan pemerintah. Dalam pertemuan yang digelar di Jakarta, para ulama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi menyerahkan sejumlah rekomendasi strategis kepada Presiden Prabowo Subianto. Rekomendasi tersebut mencakup dua isu utama: penguatan kedaulatan bangsa dan ketahanan pangan nasional.

Baca juga:

Latar Belakang Ijtima Ulama PKB

Ijtima Ulama PKB merupakan forum tahunan yang menghimpun para kiai dan ulama dari berbagai daerah di Indonesia. Forum ini bertujuan untuk merumuskan pandangan Islam dalam merespons isu-isu kebangsaan dan kenegaraan. Tahun ini, ijtima difokuskan pada pembahasan kondisi politik dan ekonomi terkini, serta peran ulama dalam mendukung program pemerintah. Hasil dari forum ini kemudian disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk kontribusi pemikiran dan dukungan moral.

Isi Rekomendasi: Kedaulatan dan Ketahanan Pangan

Rekomendasi yang diserahkan oleh Ijtima Ulama PKB terdiri dari dua pilar utama. Pertama, penguatan kedaulatan negara, khususnya dalam menghadapi tekanan global dan menjaga kemandirian politik luar negeri. Kedua, peningkatan ketahanan pangan nasional dengan fokus pada pemberdayaan petani, modernisasi pertanian, serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Para ulama menekankan pentingnya swasembada pangan sebagai fondasi kemandirian bangsa. Ketahanan pangan dinilai krusial tidak hanya untuk kesejahteraan rakyat, tetapi juga untuk menjaga stabilitas sosial dan politik.

Respon dan Tindak Lanjut

Presiden Prabowo menyambut baik rekomendasi tersebut dan berjanji akan menindaklanjutinya dengan melibatkan kementerian terkait. Beliau menegaskan komitmen pemerintah untuk mendengar masukan dari para ulama sebagai representasi aspirasi rakyat. Langkah konkret yang akan diambil antara lain memperkuat program ketahanan pangan melalui alokasi anggaran yang lebih besar dan kebijakan perlindungan petani. Selain itu, penguatan kedaulatan akan diwujudkan melalui diplomasi yang tegas dan peningkatan daya saing nasional.

Makna Strategis Rekomendasi

Ijtima Ulama PKB Sampaikan Rekomendasi ke Prabowo Ini Isinya bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah sinyal bahwa hubungan antara ulama dan pemerintah berjalan dinamis. Dalam konteks kebangsaan, rekomendasi ini menjadi pedoman moral dan strategis bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan. Ulama tidak hanya berperan sebagai penasehat spiritual, tetapi juga sebagai mitra kritis dalam pembangunan bangsa. Masyarakat pun diharapkan dapat mendukung langkah pemerintah dan ulama dalam mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Baca juga:

Dengan adanya rekomendasi ini, diharapkan pemerintah semakin fokus pada program-program yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat. Ketahanan pangan, misalnya, menjadi isu yang sangat relevan di tengah ancaman perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan global. Sementara itu, kedaulatan negara harus terus dijaga agar Indonesia tidak mudah terombang-ambing oleh kepentingan asing. Sinergi antara ulama dan pemerintah menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan tersebut.

Kesimpulannya, Ijtima Ulama PKB telah memberikan kontribusi pemikiran yang berharga untuk pemerintah. Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi panduan dalam menyusun kebijakan yang berpihak pada rakyat. Dengan komitmen bersama, Indonesia dapat mencapai cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat dan mandiri dalam pangan.

Author Image

Related Post