Gelombang Panas Ekstrem Ancam Produksi Parmigiano Reggiano, Keju Termahal Italia Terancam Kiamat

By

zarifah Goldy

14 Juli 2026, 03:52 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Ancam Produksi Parmigiano Reggiano, Keju Termahal Italia Terancam Kiamat
Gelombang Panas Ekstrem Ancam Produksi Parmigiano Reggiano, Keju Termahal Italia Terancam Kiamat

STNK.CO.ID – 14 Juli 2026 | Keju Termahal Italia Terancam Kiamat akibat gelombang panas ekstrem yang melanda Italia. Parmigiano Reggiano, keju keras asal Italia yang terkenal dengan harga tinggi dan proses penuaan lama, kini menghadapi ancaman serius. Suhu yang melonjak hingga di atas 40 derajat Celsius di wilayah Emilia-Romagna, pusat produksi keju ini, membuat sapi perah stres dan produksi susu menurun drastis.

Baca juga:

Dampak Gelombang Panas pada Produksi Susu

Parmigiano Reggiano dibuat dari susu sapi yang harus memenuhi standar kualitas ketat. Gelombang panas menyebabkan sapi-sapi mengalami heat stress, yang mengurangi nafsu makan dan produksi susu. Peternak melaporkan penurunan hasil susu hingga 30 persen. Selain itu, kualitas susu juga menurun karena kandungan lemak dan protein yang tidak stabil, yang esensial untuk pembentukan keju.

Proses Produksi yang Terhambat

Proses pembuatan Parmigiano Reggiano membutuhkan suhu dan kelembaban yang terkontrol. Panas ekstrem membuat ruang produksi dan penyimpanan keju kesulitan mempertahankan suhu ideal. Keju yang sedang dalam tahap penuaan di gudang (magazzino) juga rentan terhadap perubahan suhu, yang dapat mempengaruhi tekstur dan rasa akhir.

Produsen keju terpaksa meningkatkan biaya pendinginan dan memberikan suplemen tambahan pada sapi untuk menjaga kesehatan mereka. Namun, langkah ini belum cukup mengatasi masalah utama: pasokan susu berkualitas tinggi yang menipis.

Baca juga:

Ancaman Kelangkaan dan Kenaikan Harga

Jika situasi ini berlanjut, pasokan Parmigiano Reggiano di pasar global akan terganggu. Keju yang sudah dikenal dengan harga mahal — bisa mencapai lebih dari 100 dolar per kilogram — berpotensi semakin langka dan mahal. Para ahli memperingatkan bahwa Keju Termahal Italia Terancam Kiamat jika tidak ada tindakan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Italia bukan satu-satunya negara yang mengalami dampak gelombang panas. Fenomena serupa juga mengancam produksi makanan premium lainnya di Eropa Selatan. Namun, Parmigiano Reggiano memiliki rantai pasok yang sangat bergantung pada kondisi iklim setempat.

Upaya Mitigasi dan Harapan

Pemerintah Italia dan asosiasi produsen Parmigiano Reggiano sedang mencari solusi jangka panjang, seperti mengembangkan varietas sapi yang lebih tahan panas atau memodernisasi fasilitas produksi. Di sisi lain, beberapa peternak mulai menggunakan sistem pendingin otomatis dan penjadwalan pemerahan pada malam hari saat suhu lebih rendah.

Baca juga:

Meskipun demikian, perubahan dalam waktu dekat belum cukup untuk mengembalikan produksi ke level normal. Konsumen di seluruh dunia mungkin harus merasakan dampaknya berupa harga yang lebih tinggi atau bahkan kelangkaan.

Dalam jangka panjang, Keju Termahal Italia Terancam Kiamat menjadi pengingat bahwa perubahan iklim tidak hanya memengaruhi lingkungan, tetapi juga warisan kuliner dan ekonomi lokal. Upaya kolektif untuk mengurangi emisi karbon dan beradaptasi dengan cuaca ekstrem menjadi kunci untuk menyelamatkan produk-produk ikonik seperti Parmigiano Reggiano.

Para pencinta keju di Indonesia dan dunia masih bisa menikmati stok yang ada, namun masa depan produksi keju premium ini bergantung pada seberapa cepat Italia dapat beradaptasi. Apakah Keju Termahal Italia akan selamat dari ancaman ini? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Author Image

Related Post