Daftar Isi
Progres Uji Coba CNG 3 Kg
STNK.CO.ID – 06 Juli 2026 | Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong diversifikasi energi, salah satunya dengan mengembangkan tabung gas CNG (Compressed Natural Gas) berukuran 3 kilogram. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akhirnya buka suara terkait kabar CNG 3 Kg masuk uji tahap ke-3 dan kapan beredar di RI. Dalam pernyataannya, Bahlil mengonfirmasi bahwa uji coba tahap ketiga saat ini tengah berjalan dan hasilnya akan menjadi dasar bagi produksi massal.
Uji Tahap ke-3: Apa yang Diuji?
Uji tahap ke-3 merupakan langkah kritis sebelum produk resmi dipasarkan. Pada tahap ini, CNG 3 Kg diuji untuk memastikan keamanan, durabilitas, dan kompatibilitas dengan kompor rumah tangga. Bahlil menekankan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama karena CNG memiliki tekanan lebih tinggi dibandingkan LPG. Selain itu, uji ini juga melibatkan simulasi distribusi dan pengisian ulang di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG).
Kapan Beredar? Ini Kata Bahlil
Menanggapi pertanyaan mengenai jadwal peredaran, Bahlil menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru. “Kami ingin memastikan produk ini benar-benar layak dan aman digunakan masyarakat. Setelah uji tahap ke-3 selesai, kami akan mengevaluasi hasilnya dan menentukan langkah selanjutnya,” ujarnya. Meski demikian, ia optimistis CNG 3 Kg bisa mulai diedarkan secara bertahap pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Proyek ini merupakan bagian dari upaya mengurangi subsidi LPG dan memanfaatkan potensi gas alam domestik.
Manfaat CNG 3 Kg bagi Masyarakat
- Harga lebih murah dibandingkan LPG 3 kg karena tidak disubsidi pemerintah.
- Pasokan lebih stabil karena gas alam diproduksi dalam negeri.
- Ramah lingkungan karena emisi karbon lebih rendah.
Tantangan Distribusi
Meski menjanjikan, distribusi CNG 3 Kg menghadapi sejumlah tantangan. Infrastruktur SPBG masih terbatas, sehingga pemerintah perlu membangun lebih banyak stasiun pengisian. Selain itu, edukasi masyarakat tentang penggunaan CNG juga diperlukan agar tidak terjadi kesalahan dalam pemakaian. Bahlil menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Pertamina dan swasta untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.
Kesimpulannya, CNG 3 Kg masuk uji tahap ke-3 dan kapan beredar di RI masih menunggu hasil evaluasi. Bahlil memastikan pemerintah akan mengedepankan aspek keamanan dan kesiapan infrastruktur sebelum meluncurkan produk ini ke pasar. Masyarakat diharapkan bersabar karena proses ini untuk kebaikan bersama.




