Daftar Isi
STNK.CO.ID – 28 Juli 2026 | Plt Bupati Sukoharjo, Eko Sapto Purnomo, gencar melaksanakan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam pekan terakhir Juli 2026, dua kegiatan besar menjadi sorotan: pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 dan keberhasilan program renovasi rumah tidak layak huni melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kedua agenda ini mencerminkan komitmen Bupati Sukoharjo dalam memajukan olahraga, melestarikan budaya, serta meningkatkan kualitas hidup warga.
Pembukaan Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026
Pada Sabtu, 25 Juli 2026, Plt Bupati Sukoharjo secara resmi membuka Kejuaraan Sukoharjo Pencak Silat Bupati Cup 2026 yang digelar di GOR Bung Karno, Gayam, Sukoharjo. Acara ini diikuti oleh pesilat dari berbagai perguruan dan daerah, menjadikannya ajang bergengsi untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat tali persaudaraan.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Sukoharjo menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan warisan budaya bangsa yang sarat nilai luhur seperti sportivitas, disiplin, keberanian, dan rasa hormat. “Ayo kita jadikan kejuaraan pencak silat ini sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan prestasi, memperkokoh karakter generasi muda, serta meneguhkan komitmen dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” ajaknya.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi antarperguruan dan menanamkan semangat persatuan di kalangan generasi muda. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melalui Plt Bupati Sukoharjo menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi sekaligus melestarikan pencak silat sebagai identitas budaya bangsa. Semangat juang, sportivitas, dan persaudaraan yang terbangun diharapkan menjadi bekal penting mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
Program TMMD Renovasi Rumah Tidak Layak Huni
Di sisi lain, Kabupaten Sukoharjo juga mencatat keberhasilan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD Reguler ke-129 yang digelar Kodim 0726/Sukoharjo. Program ini menyasar lima rumah warga di Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan.
Salah satu penerima manfaat, Margono, menceritakan kondisinya dulu. Dinding rumahnya hanya papan lapuk, atap bocor saat hujan, dan lantai masih tanah. Kini, setelah direnovasi, rumahnya berubah total menjadi layak huni. “Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah melalui TNI yang telah membantu keluarga kami. Saya tidak menyangka rumah ini bisa menjadi lebih baik seperti sekarang,” ujar Margono.
Komandan Satgas TMMD Reguler ke-129, Letkol Inf Reza Sahputra, menjelaskan bahwa renovasi RTLH merupakan wujud kepedulian TNI untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. “Melalui TMMD ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Tidak hanya pembangunan infrastruktur, tetapi juga membantu warga memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” katanya.
Kepala Desa Parangjoro, Hardiman, turut mengapresiasi pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program bedah rumah ini sangat berarti bagi warga yang mendambakan hunian layak. Kolaborasi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan warga.
Program TMMD ini juga menjadi bukti sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Sukoharjo melalui jajarannya terus mendukung kegiatan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup, terutama bagi kelompok rentan.
Dampak Positif bagi Masyarakat Sukoharjo
Kedua kegiatan ini memberikan dampak positif yang nyata. Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup 2026 tidak hanya menghidupkan semangat olahraga, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi lokal, seperti UMKM dan pariwisata. Ribuan peserta dari luar daerah turut mempromosikan Sukoharjo sebagai destinasi yang ramah dan berbudaya.
Sementara itu, program renovasi RTLH melalui TMMD telah mengubah nasib lima keluarga. Rumah yang dulunya reyot kini menjadi layak huni, memberikan rasa aman dan nyaman. Program ini juga memperkuat gotong royong antara TNI dan masyarakat, nilai yang terus dijunjung tinggi di Sukoharjo.
Bupati Sukoharjo berharap program-program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak warga. “Kami ingin pembangunan di Sukoharjo tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga membangun manusia dan budayanya. Olahraga, gotong royong, dan pelestarian budaya adalah pilar penting menuju Sukoharjo yang lebih maju,” ujar Plt Bupati.
Kesimpulan
Bupati Sukoharjo, melalui Plt Bupati Eko Sapto Purnomo, telah menunjukkan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat dan berorientasi pada hasil nyata. Pembukaan Bupati Cup 2026 dan keberhasilan program TMMD menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif. Ke depan, diharapkan terus lahir inovasi dan program yang berkelanjutan untuk mewujudkan Sukoharjo yang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing.




