Daftar Isi
Langkah Tegas Andra Soni Atasi Pencemaran Sungai Cisadane
STNK.CO.ID – 20 Juli 2026 | Gubernur Banten, Andra Soni, mengambil sikap tegas terhadap dugaan pencemaran yang menyebabkan Sungai Cisadane berubah warna menjadi hitam. Dalam pernyataan resminya, Andra Soni Minta DLHK Tindak Tegas Perusahaan Penyebab Sungai Cisadane Hitam yang diduga membuang limbah tanpa izin di wilayah Pakuhaji dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Pencemaran ini menjadi sorotan karena berdampak pada ekosistem sungai dan masyarakat sekitar yang bergantung pada aliran tersebut.
Temuan di Lapangan
Berdasarkan hasil investigasi awal, ditemukan indikasi kuat bahwa limbah industri dari beberapa perusahaan di sekitar aliran sungai menjadi penyebab utama perubahan warna air. Andra Soni menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran lingkungan. Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten untuk segera melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang terbukti bersalah. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Andra Soni Minta DLHK Tindak Tegas Perusahaan Penyebab Sungai Cisadane Hitam bukan hanya sebatas instruksi, tetapi juga menjadi prioritas utama dalam kebijakan lingkungan di Banten. Ia menekankan bahwa setiap perusahaan yang beroperasi wajib memiliki izin pembuangan limbah dan mematuhi baku mutu lingkungan. Jika ditemukan pelanggaran, DLHK diminta untuk tidak segan-segan mencabut izin usaha.
Dampak Pencemaran
Warna hitam yang muncul di Sungai Cisadane mengindikasikan adanya kandungan polutan tinggi, seperti logam berat dan bahan organik berbahaya. Kondisi ini mengancam kehidupan biota air dan berpotensi mencemari sumber air bersih bagi warga. Beberapa petani dan nelayan di sekitar sungai mengeluhkan penurunan hasil tangkapan dan kualitas air irigasi. Pencemaran juga menimbulkan bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Respons DLHK Banten
Kepala DLHK Banten menyambut baik instruksi Gubernur dan menyatakan akan segera membentuk tim investigasi gabungan. Tim akan melakukan pengambilan sampel air di beberapa titik, termasuk di lokasi yang diduga menjadi sumber limbah. Selain itu, DLHK juga akan memeriksa dokumen izin lingkungan perusahaan-perusahaan di sekitar Sungai Cisadane. Andra Soni Minta DLHK Tindak Tegas Perusahaan Penyebab Sungai Cisadane Hitam diharapkan dapat menjadi efek jera bagi pelaku pencemaran.
Langkah Selanjutnya
Pemerintah Provinsi Banten berencana untuk merevisi regulasi terkait pengelolaan limbah industri agar lebih ketat. Andra Soni juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pengawasan lingkungan dengan melaporkan setiap indikasi pencemaran. Sementara itu, DLHK akan memperketat pengawasan rutin dan memasang alat pemantau kualitas air secara real-time di titik-titik rawan.
Kesimpulan: Tindakan tegas yang diinstruksikan oleh Andra Soni merupakan langkah penting untuk menyelamatkan Sungai Cisadane dari kerusakan lebih lanjut. Dengan penegakan hukum yang konsisten, diharapkan perusahaan-perusahaan akan lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Masyarakat pun mendukung langkah Gubernur dan berharap sungai kembali bersih seperti sediakala.




