STNK.CO.ID – 23 Juli 2026 | Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan Sulawesi Selatan terus berlanjut. Hingga hari kesembilan, tim SAR kembali mengevakuasi satu jenazah pria, setelah pencarian diperpanjang selama tiga hari. Peristiwa ini menyita perhatian publik, khususnya keluarga korban yang masih menanti kepastian nasib orang-orang tercinta.
Pencarian KM Nurul Salsa Diperpanjang Tim SAR kembali Evakuasi Satu Jenazah Pria menjadi sorotan utama dalam upaya penyelamatan di wilayah tersebut. Kapal yang membawa puluhan penumpang itu dilaporkan tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi beberapa hari lalu. Sejak itu, tim gabungan dari Basarnas, TNI AL, Polair, dan relawan dikerahkan untuk mencari korban.
Kronologi tenggelamnya KM Nurul Salsa bermula saat kapal berlayar dari Pelabuhan Paotere menuju tujuan tertentu. Di tengah perjalanan, kapal dihantam ombak besar dan angin kencang, sehingga mengalami kebocoran dan akhirnya karam. Sejumlah penumpang berhasil selamat dengan menggunakan pelampung atau perahu karet, namun sebagian lainnya dinyatakan hilang. Hingga saat ini, jumlah korban yang berhasil ditemukan terus bertambah.
Kendala cuaca ekstrem dan arus laut yang deras menjadi tantangan utama bagi tim SAR. Kepala Basarnas Makassar menyatakan bahwa pencarian akan terus dilakukan selama kondisi memungkinkan. Pihaknya juga mengerahkan peralatan canggih seperti sonar dan drone bawah air untuk mendeteksi keberadaan korban di dasar laut.
Keluarga korban mengapresiasi upaya tim SAR yang tidak kenal lelah. Mereka berharap semua korban segera ditemukan dan identitasnya jelas. Sementara itu, pemerintah daerah setempat berjanji akan memberikan santunan dan pendampingan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan.
Keselamatan pelayaran kembali menjadi sorotan. Insiden ini mengingatkan pentingnya mematuhi standar keselamatan, termasuk penggunaan jaket pelampung dan kelayakan kapal. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap peringatan cuaca buruk.
Operasi pencarian KM Nurul Salsa diperpanjang hingga batas waktu yang ditentukan. Tim SAR kembali evakuasi satu jenazah pria dan berharap dapat menemukan korban lainnya dalam waktu dekat. Semoga proses ini dapat berjalan lancar dan membawa ketenangan bagi semua pihak.




