Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru: Fokus pada Penataan Penerima Manfaat

By

Reshawnda Morgance

16 Juli 2026, 07:50 WIB

Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru: Fokus pada Penataan Penerima Manfaat
Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru: Fokus pada Penataan Penerima Manfaat

STNK.CO.ID – 16 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perbaikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dikaji secara matang dan tidak boleh terburu-buru. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina, yang menyampaikan pesan presiden dalam sebuah kesempatan. Prabowo Ingin perbaikan MBG dikaji matang dan tak terburu-buru, terutama dalam hal penataan penerima manfaat agar program tepat sasaran.

Baca juga:

Pesan Presiden untuk Kehati-hatian

Agustina mengungkapkan bahwa Prabowo memberikan arahan untuk berhati-hati dalam membenahi program MBG. Fokus utama adalah pada penataan data penerima manfaat, sehingga bantuan dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan secara efektif. “Presiden menekankan agar kita tidak gegabah. Setiap langkah perbaikan harus melalui kajian yang mendalam,” ujar Agustina.

Program MBG merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan ibu hamil. Namun, dalam pelaksanaannya, masih terdapat beberapa kendala, seperti data penerima yang tidak akurat dan distribusi yang belum merata. Prabowo Ingin perbaikan MBG dikaji matang dan tak terburu-buru untuk memastikan program ini berjalan optimal.

Penataan Penerima Manfaat Jadi Prioritas

Salah satu poin penting yang disorot adalah penataan penerima manfaat. Menurut Agustina, pemerintah saat ini sedang memverifikasi dan memperbarui data penerima MBG. Hal ini dilakukan agar tidak ada lagi tumpang tindih atau kesalahan sasaran. “Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan tepat sasaran. Untuk itu, presiden meminta agar proses ini dilakukan dengan hati-hati dan tidak terburu-buru,” jelasnya.

Baca juga:

Prabowo Ingin perbaikan MBG dikaji matang dan tak terburu-buru, karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Kesalahan dalam penyaluran dapat berdampak pada gizi masyarakat. Oleh karena itu, kajian yang komprehensif menjadi syarat utama sebelum perubahan besar diterapkan.

Langkah Pemerintah Selanjutnya

Ke depan, BGN akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, untuk memperbaiki sistem pendataan. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan ditingkatkan agar program MBG dapat diterima dengan baik. “Kami akan melakukan berbagai perbaikan secara bertahap, sesuai dengan arahan presiden,” tambah Agustina.

Dengan pendekatan yang hati-hati, diharapkan program MBG dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Prabowo Ingin perbaikan MBG dikaji matang dan tak terburu-buru, dan hal ini menjadi komitmen pemerintah untuk menjalankan program secara bertanggung jawab.

Baca juga:

Program MBG sendiri telah berjalan di beberapa daerah dan mendapat respons positif. Namun, masih ada tantangan dalam hal logistik dan koordinasi. Pemerintah optimis bahwa dengan kajian yang mendalam, kendala-kendala tersebut dapat diatasi.

Kesimpulannya, Presiden Prabowo menginginkan agar setiap perbaikan program MBG dilakukan dengan perencanaan yang matang, tidak terburu-buru, serta fokus pada penataan penerima manfaat. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran demi meningkatkan gizi masyarakat Indonesia.

Related Post