Pengerukan Waduk Gondang Segera Dimulai, Target Tingkatkan Volume Air

By

Admin

22 Juli 2026, 08:51 WIB

Pengerukan Waduk Gondang Segera Dimulai, Target Tingkatkan Volume Air
Pengerukan Waduk Gondang Segera Dimulai, Target Tingkatkan Volume Air

STNK.CO.ID – 22 Juli 2026 | Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) akan segera memulai pengerukan sedimentasi di Waduk Gondang pada Agustus mendatang. Langkah ini diambil untuk Tingkatkan Volume Waduk Gondang Segera Dikeruk guna mengoptimalkan pasokan air irigasi dan mengurangi risiko kekeringan di musim kemarau. Program pengerukan menggunakan metode dredging atau keruk bawah air diharapkan mampu mengembalikan kapasitas tampung waduk yang terus menurun akibat sedimentasi.

Baca juga:

Latar Belakang Pengerukan Waduk Gondang

Waduk Gondang yang terletak di Kecamatan Glagah, Lamongan, merupakan salah satu infrastruktur vital bagi pertanian di wilayah tersebut. Namun, selama bertahun-tahun, sedimentasi dari lumpur dan pasir telah mengurangi volume efektif waduk. Menurut data BBWS, kapasitas Waduk Gondang saat ini diperkirakan hanya tinggal 60 persen dari desain awal. Kondisi ini mengancam ketersediaan air irigasi bagi ribuan hektare sawah di sekitarnya. Oleh karena itu, langkah pengerukan menjadi mendesak untuk Tingkatkan Volume Waduk Gondang Segera Dikeruk.

Metode Dredging dan Target Pengerukan

Metode dredging dipilih karena lebih efektif dalam mengangkat endapan di dasar waduk tanpa harus mengeringkan waduk sepenuhnya. Pengerukan akan dilakukan secara bertahap dengan alat berat yang dikerahkan oleh BBWS. Target awal adalah mengeruk sekitar 50.000 meter kubik sedimentasi dalam tiga bulan pertama. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lamongan menyatakan bahwa kegiatan ini akan diprioritaskan pada area yang paling dangkal. Dengan demikian, diharapkan volume air yang dapat ditampung meningkat secara signifikan.

Baca juga:

Dampak Positif bagi Masyarakat dan Pertanian

Pengerukan Waduk Gondang tidak hanya akan meningkatkan suplai air irigasi, tetapi juga membantu mengendalikan banjir saat musim hujan. Selain itu, ketersediaan air yang lebih stabil akan meningkatkan produktivitas pertanian, terutama untuk komoditas padi dan palawija. Petani di sekitar waduk menyambut baik rencana ini karena selama beberapa tahun terakhir mereka sering mengalami kekurangan air. “Kami berharap setelah dikeruk, sawah kami bisa terairi sepanjang tahun,” ujar salah satu petani setempat. Dengan demikian, upaya Tingkatkan Volume Waduk Gondang Segera Dikeruk menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan di Lamongan.

Tahapan dan Anggaran

Proyek pengerukan ini masuk dalam program nasional pemeliharaan waduk yang didanai oleh APBN melalui BBWS. Pemerintah daerah juga mengalokasikan dana pendamping untuk mendukung kelancaran proyek. Sebelum pengerukan dimulai, tim survei telah melakukan pemetaan dasar waduk untuk menentukan titik-titik prioritas. Proses pengerukan diperkirakan memakan waktu hingga akhir tahun 2024. Selama pengerukan, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di area yang sedang dikeruk demi keselamatan.

Baca juga:

Selain pengerukan, pemerintah juga berencana melakukan reboisasi di daerah tangkapan air hulu waduk untuk mengurangi laju sedimentasi ke depannya. Program ini akan melibatkan partisipasi masyarakat melalui penanaman pohon di sekitar lahan kritis. Dengan kombinasi pengerukan dan konservasi, diharapkan umur manfaat Waduk Gondang dapat diperpanjang dan fungsinya sebagai penyedia air irigasi tetap optimal.

Kesimpulannya, pengerukan Waduk Gondang merupakan langkah strategis untuk Tingkatkan Volume Waduk Gondang Segera Dikeruk. Upaya ini tidak hanya mengatasi masalah sedimentasi, tetapi juga menjamin keberlanjutan pasokan air untuk pertanian dan kehidupan masyarakat Lamongan. Dengan dukungan semua pihak, target peningkatan volume waduk dapat tercapai tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang.

Author Image

Author

Admin

Related Post