Presiden Prabowo Tinjau Langsung Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang, Dorong Kemandirian Energi

By

Rosmana Kaileena Kaileena

19 Juli 2026, 14:51 WIB

Presiden Prabowo Tinjau Langsung Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang, Dorong Kemandirian Energi
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang, Dorong Kemandirian Energi

STNK.CO.ID – 19 Juli 2026 | MALANG – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pengembangan hilirisasi tebu menjadi bioetanol yang dilakukan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I di sela-sela kunjungan kerjanya dalam rangka Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur, pada Selasa (25/6/2024). Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat program hilirisasi energi terbarukan berbasis tanaman tebu.

Baca juga:

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang untuk melihat langsung proses pengolahan tebu menjadi bahan bakar nabati. Presiden didampingi oleh Menteri Pertanian dan jajaran direksi PTPN I. Mereka menyusuri pabrik pengolahan tebu yang telah dilengkapi teknologi terkini.

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pengembangan bioetanol merupakan salah satu prioritas nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. “Indonesia memiliki potensi besar untuk memproduksi bioetanol, terutama dari tebu. Ini langkah strategis menuju kemandirian energi,” ujar Presiden.

Proyek Strategis Nasional

PTPN I telah mengalokasikan lahan seluas 12.000 hektar untuk perkebunan tebu yang hasilnya akan diolah menjadi bioetanol. Target produksi tahap awal mencapai 30.000 kiloliter per tahun. Proyek ini diharapkan dapat menurunkan impor BBM dan menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, hilirisasi tebu juga menghasilkan produk sampingan berupa listrik dari ampas tebu dan pupuk organik. Hal ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang digalakkan pemerintah.

Baca juga:

Dukungan untuk Petani Tebu

Presiden Prabowo menekankan pentingnya keterlibatan petani lokal dalam rantai pasok bioetanol. “Kita ingin petani tebu mendapatkan nilai tambah yang lebih baik. Jangan hanya menjual tebu mentah, tapi ikut serta dalam pengolahan hingga menjadi bahan bakar,” tegasnya. Program kemitraan antara PTPN I dan petani di sekitar lokasi pabrik telah dirancang untuk memastikan pasokan tebu yang stabil dan berkelanjutan.

Kunjungan Presiden Prabowo ini disambut antusias oleh para petani dan pekerja. Mereka berharap proyek hilirisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan mempercepat pembangunan di kawasan.

Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam mengembangkan energi hijau. Langkah ini juga sejalan dengan target Net Zero Emission Indonesia 2060.

Potensi Ekonomi dan Lingkungan

Dari sisi ekonomi, produksi bioetanol dalam negeri dapat mengurangi devisa untuk impor BBM yang mencapai ratusan triliun rupiah setiap tahun. Sementara dari sisi lingkungan, penggunaan bioetanol sebagai campuran BBM dapat menurunkan emisi gas rumah kaca secara signifikan.

Baca juga:

Pemerintah menargetkan penggunaan bioetanol dalam campuran BBM jenis premium sebesar 10% pada tahun 2025. Dengan adanya pabrik baru di Malang, target tersebut diperkirakan akan lebih mudah tercapai.

Presiden Prabowo Tinjau Hilirisasi Bioetanol PTPN I di Malang juga diikuti dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PTPN I dan beberapa mitra strategis untuk pengembangan pasar bioetanol, baik domestik maupun ekspor.

Harapan Masa Depan

Masyarakat dan pelaku industri berharap pemerintah terus memberikan insentif dan kemudahan regulasi bagi investasi di bidang energi terbarukan. Dengan dukungan penuh dari presiden, proyek hilirisasi bioetanol diharapkan menjadi model bagi daerah lain.

Kesimpulannya, langkah nyata yang ditunjukkan Presiden Prabowo dalam meninjau hilirisasi bioetanol PTPN I di Malang mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi berkelanjutan. Dengan sinergi antara pemerintah, BUMN, dan petani, Indonesia berada pada jalur yang tepat untuk menjadi pemain utama dalam industri bioetanol dunia.

Related Post