Api Merambat di Gunung Cendono: Lima Titik Panas Sulit Dipadamkan karena Medan Berat

By

Tyas muwaffaqah

17 Juli 2026, 01:51 WIB

Api Merambat di Gunung Cendono: Lima Titik Panas Sulit Dipadamkan karena Medan Berat
Api Merambat di Gunung Cendono: Lima Titik Panas Sulit Dipadamkan karena Medan Berat

STNK.CO.ID – 17 Juli 2026 | Tim gabungan masih berjuang memadamkan api di Gunung Cendono, kawasan Hutan Tahura R Soerjo, Mojokerto, Jawa Timur. Hingga saat ini, petugas menemukan lima titik panas di Gunung Cendono, pemadaman terkendala medan berat yang membuat akses menuju lokasi kebakaran sangat sulit. Kondisi ini menghambat upaya pemadaman yang dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi.

Baca juga:

Kondisi Terkini Kebakaran Hutan di Gunung Cendono

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Cendono telah berlangsung selama beberapa hari terakhir. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, dan relawan terus berupaya memadamkan api. Namun, lima titik panas di Gunung Cendono, pemadaman terkendala medan berat karena lokasi titik api berada di lereng curam dengan vegetasi rapat. Hal ini menyulitkan petugas untuk membawa peralatan pemadaman secara manual.

Berdasarkan pantauan udara menggunakan drone, terlihat lima titik api yang masih menyala di area seluas kurang lebih 10 hektar. Angin kencang dan cuaca panas memperparah situasi, membuat api cepat merambat. Petugas terpaksa menggunakan alat pemadam manual seperti gebrek dan pompa air jinjing karena kendaraan tidak bisa menjangkau titik api.

Baca juga:

Upaya Pemadaman dan Kendala di Lapangan

Tim gabungan telah menerjunkan puluhan personel untuk memadamkan api. Mereka bekerja secara bergantian untuk menghindari kelelahan. Selain medan berat, ketersediaan air juga menjadi kendala. Sumber air terdekat berjarak jauh, sehingga petugas harus menyuplai air menggunakan jeriken. Lima titik panas di Gunung Cendono, pemadaman terkendala medan berat membutuhkan strategi khusus, seperti pembuatan sekat bakar untuk mencegah api meluas.

Kepala Dinas Kehutanan setempat menyatakan bahwa prioritas saat ini adalah mengisolasi titik api agar tidak menjalar ke permukiman warga yang berada di kaki gunung. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa hingga berita ini diturunkan. Kerugian ekologis diperkirakan cukup besar karena area yang terbakar merupakan hutan lindung dengan keanekaragaman hayati tinggi.

Baca juga:

Kesimpulan

Kebakaran di Gunung Cendono masih menjadi ancaman serius. Lima titik panas di Gunung Cendono, pemadaman terkendala medan berat menjadi tantangan utama bagi tim gabungan. Diperlukan dukungan peralatan dan personel tambahan agar api segera padam. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di musim kemarau. Semoga upaya pemadaman segera membuahkan hasil dan hutan kembali pulih.

Related Post