Daftar Isi
STNK.CO.ID – 10 Juli 2026 | Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan Biosolar B50. Pernyataan ini disampaikan dalam peluncuran program biodiesel 50 persen yang digelar di Jakarta. Kata Prabowo soal RI Negara Pertama Pakai Biosolar B50 menegaskan komitmen pemerintah dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) fosil sekaligus mendorong energi terbarukan.
Biosolar B50 adalah campuran biodiesel 50 persen dari minyak sawit dengan 50 persen solar. Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat transisi energi dan menekan emisi karbon. Dengan peluncuran ini, Indonesia menjadi pionir global dalam penggunaan biodiesel dengan kadar tinggi.
Langkah Berani Pemerintah
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mendampingi presiden menjelaskan bahwa uji coba B50 telah dilakukan sejak tahun lalu dan menunjukkan hasil positif. Kata Prabowo soal RI Negara Pertama Pakai Biosolar B50 juga menekankan pentingnya inovasi dalam negeri untuk mewujudkan kemandirian energi.
Program ini diharapkan dapat menyerap lebih banyak minyak sawit dalam negeri, sehingga mendukung petani sawit. Selain itu, penggunaan B50 diyakini dapat menghemat devisa negara dari impor BBM.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan
- Mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 40 persen dibandingkan solar murni.
- Menurunkan impor BBM hingga 30 persen per tahun.
- Menciptakan lapangan kerja di sektor perkebunan dan industri biodiesel.
Kata Prabowo soal RI Negara Pertama Pakai Biosolar B50 juga menyinggung target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060. Dengan B50, Indonesia menunjukkan keseriusannya dalam aksi iklim global.
Teknologi dan Uji Coba
Biosolar B50 telah diuji pada berbagai kendaraan, termasuk truk, bus, dan alat berat. Hasil uji menunjukkan bahwa performa mesin tetap optimal tanpa modifikasi berarti. Namun, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk melakukan penyesuaian pada filter solar secara berkala.
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari produsen, distributor, hingga konsumen. Kata Prabowo soal RI Negara Pertama Pakai Biosolar B50 diharapkan menjadi cambuk semangat bagi negara lain untuk mengikuti jejak Indonesia.
Dalam pidatonya, Presiden juga mengingatkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah yang harus diolah sendiri agar tidak terus bergantung pada negara lain. Biosolar B50 adalah bukti nyata bahwa Indonesia mampu menjadi pemimpin dalam energi hijau.
Kesiapan Infrastruktur
Pemerintah telah menyiapkan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang telah dimodifikasi untuk menyalurkan B50. Sosialisasi kepada masyarakat juga gencar dilakukan, termasuk melalui kampanye di media sosial dan pelatihan bagi mekanik bengkel.
Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menyatakan bahwa target pencampuran B50 akan ditingkatkan secara bertahap hingga B100 di masa depan. Hal ini sejalan dengan riset terus-menerus untuk meningkatkan kualitas biodiesel.
Indonesia, dengan program B50, tidak hanya menjadi yang pertama di dunia, tetapi juga menjadi role model bagi negara-negara berkembang yang ingin beralih ke energi terbarukan tanpa mengorbankan ketahanan pangan. Karena bahan baku biodiesel berasal dari sawit, pemerintah memastikan bahwa perluasan lahan sawit tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Kata Prabowo soal RI Negara Pertama Pakai Biosolar B50 menjadi sebuah tonggak sejarah dalam perjalanan energi Indonesia. Ke depannya, diharapkan inovasi serupa terus lahir untuk memperkuat kemandirian bangsa.




